Saturday, August 26, 2017

Membuat Pembukuan Kas Dengan Microsoft Access Bagian 1/4 Table Database

Laporan Pembukuan

Hallo bro..
Selamat datang di Blog saya dan kali ini saya akan membahas cara membuat buku kas atau pembukuan kas sederhana dengan menggunakan Microsoft access..

Tutorial ini saya tunjukkan khususnya untuk  temen temen subscriber yang beberapa waktu lalu meminta saya untuk membuat sebuah tutorial pembukuan... saya ucapkan terimakasih karena sudah subscribe di channel dan di blog saya ini dan pada umumnya saya tunjukkan untuk semua pembaca yang membutuhkan tutorial seperti ini, jangan lupa untuk subscribe, share dan like..

Saya sebut pembukuan kas karena ruang lingkupnya sangat terbatas hanya mencatat penerimaan dan pengeluaran kas secara tunai namun demikian pencatatannya dilakukan secara sistematis dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari akuntansi.

Tujuan dibuatnya Aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah si pembuku atau bookkeeper dalam melaksanakan pekerjaan pencatatan atau pekerjaan pembukuannya. Dengan aplikasi ini si pembuku tidak perlu lagi mencatat dan mengelompokkan transaksinya secara manual, dengan aplikasi ini si pembuku hanya perlu menginput transaksi berdasarkan kode akun maka transaksi akan secara otomatis terkelompokkan dan pada akhir periode pembukuan bisa memberikan laporan yang benar mengenai gambaran penerimaan dan pengeluaran kas berdasarkan periode bulan, tahun atau periode yang diinginkan atau bisa juga menampilkan laporan kas berdasarkan kode akunnya masing masing…. 

Oke sekarang saya akan langsung membuat aplikasinya.. Sudah siap nyimak?
Pertama tentu saja harus membuka dulu program Microsoft Access nya kemudian buat database baru dan simpan dengan nama "Contoh Laporan Pembukuan"

Untuk membuat aplikasi dengan menggunakan Microsoft Access seperti biasa saya akan membuat tabel database nya dulu.. saya akan membuat Empat buah tabel database yang pertama adalah tabel Type akun tabel ini terdiri dari 2 kolom yaitu No akun dan keterangan akun tabel ini sangat sederhana sekali tetapi sangat penting karena merupakan tabel induk pengelompokan semua transaksi, struktur tabelnya bisa kamu lihat dibawah ini:
Field Name Data Type Description Keterangan
No Akun Short Text - Primary Key
Ket Akun Short Text - -

Lalu isi tabel database nya dengan No Akun dan Ket Akun seperti tabel dibawah ini:

No Akun Ket Akun
1-1 Kas
1-2 Piutang
1-3 Persediaan
1-4 Peralatan
1-5 Perlengkapan
2-1 Hutang Usaha
2-2 Hutang Bank
2-3 Hutang Lainnya
3-1 Modal Usaha
3-2 Prive
4-1 Pendapatan Usaha
4-2 Pendapatan Lainnya
5-1 Biaya Kantor
5-2 Biaya Operasional
5-3 Biaya Gaji
5-4 Biaya Tenaga Kerja
akun akun ini bisa saja diganti, ditambah, dikurangi sesuai dengan kebutuhan masing masing.. yang saya contohkan disini tidak bersifat baku jadi bisa disesuaikan

Lalu selanjutnya saya akan membuat tabel ke-2 yaitu tabel kode akun dimana tabel ini merupakan sub akun yang merujuk kepada tabel pertama dan nilainya akan diambil dari tabel pertama tadi yaitu tabel type akun..Struktur tabelnya bisa dilihat dibawah ini:
Field Name Data Type Description Keterangan
KD Akun Short Text - Primary Key
NM Akun Short Text - -
Type Lookup Wizard - -

Setelah menentukan struktur tabel seperti diatas lalu berikutnya adalah isi tabel kede akun dengan kode akun, nama akun dan type seperti tabel dibawah ini:
KD Akun NM Akun Type
1-1111 Droping Kas 1-1
4-2111 Pendapatan Lain Lain 4-2
5-1111 Biaya Transport 5-1
5-1112 Biaya Listrik 5-1
5-1113 Biaya Telp dan Fax 5-1
5-1114 Biaya Internet 5-1
5-1115 Biaya Pos dan Materai 5-1
5-1116 Biaya ATK 5-1
5-1117 Biaya Service 5-1
5-1118 Biaya Konsumsi 5-1
5-1111 Biaya Transport 5-1
5-3110 Biaya Gaji karyawan Tetap 5-3
5-3111 Biaya Gaji karyawan Honorer 5-3
5-3111 Biaya Gaji karyawan Honorer 5-3
5-4110 Upah Tenaga Kerja 5-4

untuk kolom Type nilainya diambil dari tabel type akun melalui lookup wizard.. kode-kode inilah yang akan mengelompokkan semua transaksi berdasarkan jenis kodenya masing masing. Jangan lupa save dan kita biarkan dulu tabel kode akun ini

Lalu selanjutnya adalah membuat tabel ke-3 yaitu tabel Transaksi. Struktur tabel Transaksi bisa kita lihat dibawah ini:
Field Name Data Type Description Keterangan
ID Auto Number - Primary Key
No_TRX Short Text - -
Akun Lookup Wizard - -
Debet Currency - Default Value=kosongkan (hapus 0)
Kredit Currency - Default Value=kosongkan (hapus 0)

Fungsi tabel ini untuk menampung transaksi yaitu: ID, Nomor transaksi, akun, debet dan kredit tabel ini akan berpasangan dengan tabel keterangan transaksi.
berikut ini adalah tabel ke-4 yaitu tabel keterangan transaksi
Field Name Data Type Description Keterangan
Jenis Transaksi Lookupwizard - Buat lookupwizard penerimaan dan pengeluaran
No_TRX Short Text - Primary Key
Tanggal Short date - -
Keterangan Transaksi Short Text - -

Setelah menentukan struktur tabel Transaksi dan tabel keterangan transaksi berikutnya adalah membuat kedua tabel tersebut lalu biarkan tabel tersebut dalam keadaan kosong..

Langkah selanjutnya hanya tinggal menghubungkan ke 4 buah tabel yang sudah dibauat tadi agar tabelnya memiliki koneksi satu sama lain.. cara membuat koneksi nya juga sangat mudah yaitu:

  1. Pergi ke tab database tools
  2. Klik Relationships
  3. Klik kanan di layar relationships lalu pilih show table
  4. masukkan tabel keterangan transaksi
  5. setelah di layar relationships terdapat 4 buah tabel lalu drag field No_TRX yang ada di tabel keterangan transaksi dan arahkan ke field No_TRX yang ada di tabel Transaksi
  6. setelah muncul garis relasi nya klik 2x di garis relasi tersebut lalu akan muncul kotak dialog edit relationships 
  7. ceklist kotak enforce referential integrity, cascade update related field, cascade delete related field,
  8. klik OK
Nah sekarang ke 4 buah tabelnya sudah terkoneksi satu sama lain.. ini harus dilakukan agar pada saat kita merubah data pada sebuah tabel maka tabel yang terkoneksi juga akan berubah.. 

Saya rasa tulisannya sudah cukup panjang.. jadi untuk langkah selanjutnya Membuat form input transaksi akan saya bahas di posting selanjutnya.. dan untuk mempermudah memahami materi membuat tabel database berikut ini saya sertakan video tutorialnya

author_image

Semua materi yang saya tulis di sini bukan bermaksud untuk menggurui tetapi saya hanya ingin berbagi secuil kemampuan dan pengalaman pribadi.
Semoga bermanfaat buat saya dan sobat

Show comments
Hide comments

2 comments

There are advantages and disadvantages to be aware of|to concentrate on|to concentrate to} when selecting carbon fiber filament in your project. Both Sun Hats for Men my recent orders arrived in the last few|the earlier few|the earlier couple of} days.The Flying Spaghetti Montster is wonderful. I solely now appreciate how delicate it's and some of the the} issues you had in printing it.

Change the Surface Smoothness setting to an acceptable value on your mannequin. The greater the quantity, the smoother the mannequin floor will be. If we missed your favourite website free of charge STL file downloads, please let us know within the feedback, and we’ll add it to our list for future updates. For extra tutorials and resources relating to STL files and how to to|tips on how to} slice the STL files in ideaMaker, Kids Mittens please go to Raise3D Academy. Please select a rustic or area to customise the content on your location.


EmoticonEmoticon