Showing posts with label Cara Membuat Pembukuan Kas dengan Microsoft Access. Show all posts
Showing posts with label Cara Membuat Pembukuan Kas dengan Microsoft Access. Show all posts

Sunday, January 13, 2019

Cara Menambahkan Saldo di Form Input Transaksi

Sebelum masuk kedalam pembahasan, perlu saya sampaikan bahwa postingan dengan judul cara menambahkan saldo di form input transaksi ini tidak berdiri sendiri, maksudnya adalah postingan ini terkait dengan materi terdahulu yaitu materi tentang cara membuat laporan keuangan menggunakan microsoft access (seri 1 sampai 15) katakanlah ini versi 1, cara membuat pembukuan dengan microsoft access (seri 1 sampai 4) versi 2 dan cara membuat neraca lajur (seri 1 sampai 3) versi 3.

Dimana dalam masing masing aplikasi tersebut terdapat sebuah form input transaksi yang digunakan untuk memasukkan data-data transaksi yang terjadi dalam kegiatan usaha. Namun, dalam form input transaksi tersebut belum dilengkapi dengan keterangan saldo kas. Nah dalam kesempatan kali ini saya akan coba melengkapi form input transaksi tersebut dengan menambahkan keterangan saldo di form input transaksi tersebut sehingga kita bisa melihat sisa saldo kas terakhir di dalam form input transaksi tersebut.

Form Input

Oke langsung saja kita bahas cara menambahkan saldo kas di form input transaksi

Menambahkan Saldo Kas di Form Input Transaksi Versi 1

Untuk membuat atau menambahkan keterangan saldo di form input transaksi langkah pertama adalah membuat Query Saldo (Q_Saldo), Query Saldo dalam versi pertama ini datanya diambil dari Query Kas (Q_Kas), namun tidak semua data dari Q_kas diambil tetapi hanya field Debet dan Kredit Saja. Perhatikan teknis pembuatan Q_saldo dibawah ini:

Membuat Q_Saldo

  • Buat query baru menggunakan query design
  • Masukkan Q_Kas kedalam Query Baru
  • Pilih Field Debet dan Field Kredit dari Q_kas
  • Klik TOTALS untuk memunculkan baris total
  • Pada baris total rubahlah group by menjadi sum pada field debet dan kredit
  • Sebelum menambahkan field saldo dikolom kosong simpanlah dulu query tersebut agar tahap selanjutnya bisa berjalan, jika tidak disimpan dahulu, percayalah! tahap selanjutnya tidak akan bisa berjalan. Simpan query tersebut dengan nama Q_Kas
  • Pada kolom kosong disebelahnya kolom kredit tulislah rumus sebagai berikut: "Saldo: [SumOfDebet]-[SumOfKredit]" dan isilah baris total-nya dengan Expression
    Design Query Saldo
  • Klik save dan klik run untuk melihat hasilnya, maka hasilnya akan tampak seperti gambar dibawah ini:
  • Query saldo
Sampai disini berarti Query saldo sudah selesai, tahap selanjutnya adalah membuat Form Saldo yang sumbernya diambil dari query saldo.

Membuat Form Saldo

  • Buatlah sebuah form dengan menggunakan Form design
  • Arahkan Record Source kepada Q_Saldo
  • Kemudian klik menu "Add Existing Fields" lalu masukkan field saldo kedalam area form
  • Atur area form sehingga tidak ada area kosong atau yang kelihatan hanya area saldo saja seperti gambar dibawah ini
  • form saldo
  • Lalu kembali ke menu property sheet, lalu di tab format cari Navigation button dan Record Selector lalu rubah nilainya dari 'yes' menjadi 'no'
  • Save form tersebut dan berinama dengan nama 'Form Saldo'
Sampai disini berarti kita sudah siap menambahkan form saldo kedalam form input transaksi. Silahkan tutup form saldo nya dan buka Form Input Transaksi

Menambahkan Form Saldo Kedalam Form Input Transaksi

  • Bukalah Form Input Transaksi dalam mode design view
  • Kemudian masukkan form saldo kedalam form input transaksi dengan cara menyeretnya sehingga ada diarea form input transaksi
  • Atur posisinya penempatannya hingga rapih. contoh yang saya lakukan seperti tampak pada gambar dibawah ini:
  • saldo
  • Kemudian agar saldonya berubah secara otomatis ketika menambahkan transaksi baru maka kita perlu menambahkan perintah 'refresh' di tombol perintah 'save'. Ikuti caranya dibawah ini:

Menambahkan Perintah Refresh di Tombol 'SAVE'

  • Masuh di Mode Design View, Klik tombol save. Kemudian arahkan kursor ke bagian Property sheet
  • Cari Tab 'Event' lalu cari bari 'On Click' yang sudah di set [Embed Macro]
  • Klik titik 3 disamping kanannya sehingga terbuka macro tools
  • Tambahkan perintah 'Refresh' dalam kotak 'Add New Action'
  • Lalu simpan macro dan tutup macronya
Sampai disitu berarti selesai sudah. Sekarang kotak informasi saldo sudah ada didalam form input transaksi, cobalah membuat contoh transaksi baru dan lihat hasilnya.

Monday, September 18, 2017

Membuat Pembukuan Kas Dengan MS Access Bagian 4/4 Switchboard Manager

aplikasi pembukuan
Kembali lagi di tutorial cara membuat pembukuan kas sederhana dengan Microsoft access ya guys kali ini kita sudah sampai di posting ke-4 dan merupakan tahap akhir dalam membuat pembukuan kas sederhana dengan menggunakan microsoft access.


Sebetulnya sampai dengan di posting yang ke-3 kemaren aplikasi pembukuan access ini sudah bisa digunakan akan tetapi belum lengkap rasanya kalau belum disetrai halaman utama (Switchboard Manager) oleh karena itu di video posting ke-4 ini saya akan membahas bagaimana cara nya membuat halaman utama atau switchboard manager yang fungsinya untuk memudahkan kita dalam
mengakses semua database yang sudah kita buat.

Cara membuat switchboard manager ini sudah pernah saya bahas di tutorial cara membuat laporan keuangan sederhana dengan menggunakan Microsoft access beberapa waktu yang lalu dan saya
akan membahasnya lagi disini dengan contoh kasus yang berbeda. 
Tapi sebelum itu saya akan mengajak anda untuk membuat laporan transaksi berdasarkan kode akun ini adalah masukan yang bagus dari tetman teman yang menanyakan bagaimana caranya agar transaksinya ditampilkan berdasarkan kode akun, karena terkadang sebagai pembuku kita diminta untuk menampilkan informasi transaksi yang dikelompokkan berdasarkan jenis akunnya tujuannya untuk mengetahui detail transaksi akun tersebut kemudian mengevaluasinya.

Cara untuk membuat laporan ini sangat mudah sekali pertama tama buatlah query untuk menyeleksi field tabel yang ada.

MEMBUAT QUERY DAN LAPORAN TRANSAKSI BERDASARKAN KODE AKUN
  1. Pergi ke tab create lalu pilih Query desain
  2. Masukkan: Tabel Keterangan Transaksi, Tabel Transaksi dan Tabel Kode Akun
  3. Kumudian Pilih: Field Tanggal dari tabel Keterangan Transaksi, Field Akun dari tabel Transaksi, NM_akun dari tabel Kode Akun, Field Keterangan Transaksi dari tabel Keterangan Transaksi, field Debet dan Kredit dari Tabel Transaksi
  4. Klik Run (!) untuk melihat hasilnya
Setelah itu tahap selanjutnya adalah membuat report untuk menampilkan query tadi menjadi sebuah laporan. seperti biasa saya menggunakaen cara yang cepat untuk membuat laporan Transkasi Kas berdasarkan kode akun ini caranya:
  1. Klik query2 1x lalu klik tab create dan pilih report
  2. Dan report nya akan langsung terbentuk dan agar tampilannya tersusun berdasarkan kode akun maka kita perlu membuat grup caranya dengan klik add grup lalu pilih akun setelah itu laopran akan ditampilkan berdasarkan kode akun selanjutnya kita hanya perlu merapihkannya saja. Silahkan rapihkan sesuai dengan selera masing masing.
  3. Dan apabila kita ingin menampilkan akun tertentu saja caranya klik akun yang akan kita seleksi lalu pergi ke selection pilih equals maka laporan akan menampilkan kode yang kita pilih. 
Dengan demikian laporan transaksi berdasarkan kode akun saya anggap sudah selesasi, jika ada pertanyaan silahkan tanyakan dalam kolom komentar dibawah dan sekarang saya akan melanjutkan ke cara membuat switchboard manager untuk aplikasi pembukuan kas ini. Oke langsung saja, untuk membuat switchboard manager caranya sebagai berikut:
  1. Klik icon switchboard manager nya lalu akan muncul kotak pemberitahuan kita abaikan saja klik yes dan akan mucul switchboard pages dengan default main switchboard 
  2. Klik 2x main switchboardnya lalu terbuka kotak edit switchboard page.
  3. Kamu bisa merubah switchboard name yang tadinya Main Switchboard menjadi nama apa saja sesuai dengan keinginan kamu misal menjadi HALAMAN UTAMA atau MENU UTAMA atau apa saja kali ini saya akan merubahanya dengan nama TOTAL ACCESS
  4. Setelah itu untuk mengisi item switchboard yang masih kosong klik new maka akan terbuka
    kotak Edit Switchboard Item.
  5. Kemudian kita rubah command nya dulu yang awalnya go to switchboard rubah menjadi open form in add mode maka secara otomatis drop box bawahnya akan berubah menjadi form lalu pilih Input transkasi kas itu artinya kita akan membuka form input transaksi oleh karena itu tex nya kita tulis INPUT TRANSAKSI lalu klik OK sekrang item switchboard nya sudah ada 1
  6. Lalu kita tambahkan lagi dengan cara yang sama yaitu klik new lalu pilih open form in add mode lagi dan form yang akan dibuka kali ini adalah fom laporan pembukuan kas maka teks nya kita tulis LAPORAN PEMBUKAN KAS lalu klik OK dan item switcboarnya sudah bertamabh 1 lagi yaitu laporan pembukuan kas
  7. Klik new lagi untuk menambah item, Kali ini command nya adalah open report dan report yang akan di buka adalah LAPORAN TRNSAKSI KAS lalu rubah teks nya menjadi LAPORAN TRANSAKSI KAS kemudian klik ok
  8. Klik new lagi untuk menambahkan item terakhir kemudian command nya pilih open report
    dan report yang akan dibuka adalah LAPORAN KAS PER KODE AKUN lalu sesuaikan tex
    nya menjadi LAPORAN KAS BERDASARKAN KODE AKUN lalu klik OK
  9. Lalu karena item nya saya rasa sudah cukup klik close dan close lagi
  10. Kemudian kita buka switchboard yang ada di layar sebelah kiri dengan nama form Switchboard dengan cara klik 2x pada form switchboard nya dan kemudian kita akan melihat switchboard managar yang baru saja kita buat tadi dengan penampakan yang masih apa adanya
  11. Langkah selanjutnya tentu saja kita harus merapihkannya agar tampilannya menjadi bagus dan enak diliihat, untuk masalah ini silahkan saja rapihkan sesuai dengan
    kemauan dan selera kamu.
Dengan selesainya pembuatan switchboard manager ini maka tutorial cara membuat laporan pembukuan kas sederhana dengan menggunakan Microsoft access ini sudah selesai, dan jika ada saran atau pertanyaan seputar materi ini jangan sungkan untuk menannyakannya kepada saya melalui kolom komentar dibawah

Saya berharap semoga bermanfaat dan dukung saya untuk terus membuat tutorial dengan cara like, share dan subscribe. Terimakasih dan sampai jumpa.

Thursday, September 14, 2017

Membuat Pembukuan Kas Dengan MS Access Bagian 3/4 Query dan Report


Laporan Pembukuan Kas
Laporan Pembukuan

Masih dalam tahap proses membuat Pembukuan Kas Dengan Microsoft Access.. di posting bagian ke-3 ini saya akan membahas cara membuat query dan report. setelah di posting sebelumnya sudah dibahas tentang membuat tabel dan membuat form input transaksi single entry dan juga kita sudah membuatkan contoh-contoh transaksi kas yang kemudian di inputkan kedalam form tersebut maka selanjutnya adalah membuat query yang akan di tampilkan dalam sebuah report atau laporan pembukuannya.. 

MEMBUAT LAPORAN TRANSAKSI KAS

Laporan Transaksi Kas adalah laporan yang menampilkan seluruh transaksi kas yang sudah di input ke dalam form input transaksi sehingga dapat memberikan informasi mengenai mengenai transaksi yang terjadi selama periode pembukuan. 

Untuk membuat laporan transaksi kas pertama kita harus membuat query transaksi kas nya terlebih dahulu. cara untuk membuat laporan transaksi kas adalah sebagai berikut:
  1. Pergi ke tab create lalu pilih Query Design
  2. Setelah muncul kotak dialog Show table lalu masukkan semua tabel yang ada dengan cara klik 2x atau klik tabelnya dan klik add
  3. Setalah tabelnya masuk semua lalu klik Close untuk menutup kotak dialog Show Table
  4. Kemudian pilih field yang ada pada tabel yang sudah kita masukkan tadi. field dan table yang dipilih adalah: Field ID dari tabel Transaksi, Field Transaksi dari tabel Transaksi, Field Tanggal dari tabel Keterangan Transaksi, Field Keterangan Transaksi dari tabel keterangan transaksi, Field Debet dari tabel Keterangan Transaksi dan Field Kredit dari tabel Keterangan Transaksi
  5. Lalu simpan dengan nama Query1
  6. klik !/run untuk melihat hasilnya
  7. Tutup
Setelah kamu mengikuti langkah untuk membuat query1 dari langkah 1 sampai langkah 7 berarti kamu sudah selsai membuat query untuk transaksi kas dan selanjutnya adalah menampilkan transaksi kas tersebut dalam sebuah report.

Cara untuk membuat Report atau Laporan Transaksi kas adalah sebagai berikut:
  1. Klik 1x query1
  2. Pergi ke tab create lalu klik report
  3. dan laporannya sudah otomatis muncul akan tetapi masih harus dirapihkan
  4. silahkan rapihkan dengan cara membuat header dan sebagainya sesuai dengan selera anda masing masing.

MEMBUAT LAPORAN PEMBUKUAN KAS

Laopran Pembukuan Kas adalah ringkasan atau rekapitulasi kas yang terjadi selama periode pembukuan dan fungsinya yaitu untuk memberikan informasi mengenai penerimaan kas dan pengeluaran kas pada suatu periode pembukuan dan di Laporan Akhir ini kita juta bisa melihat dari mana kas di dapatkan atau diterima dan dikeluarkan untuk keperluan apa saja.

Untuk membuat Laporan Pembukuan kas tersebut caranya berbeda dengan laporan transaksi kas di atas. untuk membuat Laporan Pembukuan Kas ini saya akan mengkombinasikan atau meng interasikan antara query, form dan report. dengan cara meng integrasikan query, form dan report ini kita bisa menampilkan laporan pembukuan berdasarkan tanggal, bulan dan tahun pembukuan dan untuk lebih jelasnya lagi tentang cara membuat Laporan Pembukuan Kas dengan cara mengkombinasikan Query, Form dan Report silahkan simak video di bawah ini:

Wednesday, September 13, 2017

Membuat Pembukuan Kas Dengan MS Access Bagian 2/4 Form input Transaksi Single Entry

MEMBUAT FORM INPUT TRANSAKSI SINGLE ENTRY


Form input transaksi single entry
Form input transaksi pembukuan single entry

Masih dalam pembahasan cara membuat pembukuan kas sederhana dengan menggunakan Microsoft access dan saya akan melanjutkan materi dari posting bagian pertama.. di posting bagian ke-2 ini saya akan menjelaskan cara membuat form input transaksi single entry dan kemudian akan membuat contoh contoh transaksi kas untuk kemudian di masukkan ke dalam form input transaksi ini.

Seperti namanya, form input ini digunakan untuk memasukkan transaksi kas yang terjadi selama kegiatan usaha dan jika nanti aplikasinya sudah jadi si pembuku hanya akan bekerja melalui form input ini, karena disinilah transaksi kas akan di input dan dikelompokkan berdasarkan kode akunnya masing masing dan laporan kas atau laporan pembukuan per periodenya akan terbentuk secara otomatis.
Form input transaksi ini dibentuk dari 2 buah tabel yaitu tabel transaksi dan tabel keterangan transaksi (ke dua tabel tersebut sudah saya buat di posting bagian pertama)
Cara membuat form input transaksi ini sangat mudah sekali anda klik 1x tabel keterangan transaksi lalu  pergi ke tab create lalu klik form dan form input transaksi sudah terbentuk dengan tampilan yang masih tidak tertata selanjutnya tinggal atur atur saja form nya hingga rapih, tidak dirapihkan pun tidak masalah.
lalu setelah itu buatlah 2 buah tombol perintah yaitu tombol perintah "simpan transaksi" dan tombol perintah "tutup form" untuk memudahkan kita pada saat menginput transaksi untuk membuat ke-2 buah form tersebut caranya:

Tombol Perintah Simpan

  1. Pastikan form nya dalam mode design view
  2. Pilih button lalu klik dan letakkan di bagian bawah detail form lalu akan muncul Command Button Wizard
  3. Pada Categories pilih Report Operation lalu pada Action pilih Save Record lalu klik next
  4. Command Button berikutnya "Do you want text or picture on the button?" Pilih Text  dan isikan dengan nama Simpan Transaksi lalu klik Finish
  5. Pada bagian property sheet pilih tab Event pilih "On Click" dan klik titk tiga (...) yang ada disebelahkanannya maka akan muncul macro builder
  6. tambahkan GoToRecord dengan cara klik drop box yang tersedia lalu pilih GoToRecord kemudian pada bagian record pilih next dan biarkan yang lain kosong
  7. save
Tombol Perintah Close Form

  1. Pastikan form nya dalam mode design view
  2. Pilih button lalu klik dan letakkan di bagian bawah detail form lalu akan muncul Command Button Wizard
  3. Pada Categories pilih Form Operation lalu pada Action pilih Close Form lalu klik Finish
setelah ke-2 buah tombol perintah tersebut dibuat berikutnya anda tinggal merapihkan saja tombol perintah tersebut sesuai dengan selera anda. setelah formnya sudah cukup rapih maka langkah berikutnya adalah membuat contoh-contoh transaksi lalu kemudian masukkan contoh transaksi ke dalam form input..
untuk lebih jelas mengenai materi bagian ke2 ini (Membuat Form Input Transaksi Single Entry) dibawah ini saya sertakan video tutorial agar anda lebih mudah untuk memahaminya. jangan lupa untuk like, share dan subscribe di channel youtube saya TOTAL ACCESS.

Saturday, August 26, 2017

Membuat Pembukuan Kas Dengan Microsoft Access Bagian 1/4 Table Database

Laporan Pembukuan

Hallo bro..
Selamat datang di Blog saya dan kali ini saya akan membahas cara membuat buku kas atau pembukuan kas sederhana dengan menggunakan Microsoft access..

Tutorial ini saya tunjukkan khususnya untuk  temen temen subscriber yang beberapa waktu lalu meminta saya untuk membuat sebuah tutorial pembukuan... saya ucapkan terimakasih karena sudah subscribe di channel dan di blog saya ini dan pada umumnya saya tunjukkan untuk semua pembaca yang membutuhkan tutorial seperti ini, jangan lupa untuk subscribe, share dan like..

Saya sebut pembukuan kas karena ruang lingkupnya sangat terbatas hanya mencatat penerimaan dan pengeluaran kas secara tunai namun demikian pencatatannya dilakukan secara sistematis dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari akuntansi.

Tujuan dibuatnya Aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah si pembuku atau bookkeeper dalam melaksanakan pekerjaan pencatatan atau pekerjaan pembukuannya. Dengan aplikasi ini si pembuku tidak perlu lagi mencatat dan mengelompokkan transaksinya secara manual, dengan aplikasi ini si pembuku hanya perlu menginput transaksi berdasarkan kode akun maka transaksi akan secara otomatis terkelompokkan dan pada akhir periode pembukuan bisa memberikan laporan yang benar mengenai gambaran penerimaan dan pengeluaran kas berdasarkan periode bulan, tahun atau periode yang diinginkan atau bisa juga menampilkan laporan kas berdasarkan kode akunnya masing masing…. 

Oke sekarang saya akan langsung membuat aplikasinya.. Sudah siap nyimak?
Pertama tentu saja harus membuka dulu program Microsoft Access nya kemudian buat database baru dan simpan dengan nama "Contoh Laporan Pembukuan"

Untuk membuat aplikasi dengan menggunakan Microsoft Access seperti biasa saya akan membuat tabel database nya dulu.. saya akan membuat Empat buah tabel database yang pertama adalah tabel Type akun tabel ini terdiri dari 2 kolom yaitu No akun dan keterangan akun tabel ini sangat sederhana sekali tetapi sangat penting karena merupakan tabel induk pengelompokan semua transaksi, struktur tabelnya bisa kamu lihat dibawah ini:
Field Name Data Type Description Keterangan
No Akun Short Text - Primary Key
Ket Akun Short Text - -

Lalu isi tabel database nya dengan No Akun dan Ket Akun seperti tabel dibawah ini:

No Akun Ket Akun
1-1 Kas
1-2 Piutang
1-3 Persediaan
1-4 Peralatan
1-5 Perlengkapan
2-1 Hutang Usaha
2-2 Hutang Bank
2-3 Hutang Lainnya
3-1 Modal Usaha
3-2 Prive
4-1 Pendapatan Usaha
4-2 Pendapatan Lainnya
5-1 Biaya Kantor
5-2 Biaya Operasional
5-3 Biaya Gaji
5-4 Biaya Tenaga Kerja
akun akun ini bisa saja diganti, ditambah, dikurangi sesuai dengan kebutuhan masing masing.. yang saya contohkan disini tidak bersifat baku jadi bisa disesuaikan

Lalu selanjutnya saya akan membuat tabel ke-2 yaitu tabel kode akun dimana tabel ini merupakan sub akun yang merujuk kepada tabel pertama dan nilainya akan diambil dari tabel pertama tadi yaitu tabel type akun..Struktur tabelnya bisa dilihat dibawah ini:
Field Name Data Type Description Keterangan
KD Akun Short Text - Primary Key
NM Akun Short Text - -
Type Lookup Wizard - -

Setelah menentukan struktur tabel seperti diatas lalu berikutnya adalah isi tabel kede akun dengan kode akun, nama akun dan type seperti tabel dibawah ini:
KD Akun NM Akun Type
1-1111 Droping Kas 1-1
4-2111 Pendapatan Lain Lain 4-2
5-1111 Biaya Transport 5-1
5-1112 Biaya Listrik 5-1
5-1113 Biaya Telp dan Fax 5-1
5-1114 Biaya Internet 5-1
5-1115 Biaya Pos dan Materai 5-1
5-1116 Biaya ATK 5-1
5-1117 Biaya Service 5-1
5-1118 Biaya Konsumsi 5-1
5-1111 Biaya Transport 5-1
5-3110 Biaya Gaji karyawan Tetap 5-3
5-3111 Biaya Gaji karyawan Honorer 5-3
5-3111 Biaya Gaji karyawan Honorer 5-3
5-4110 Upah Tenaga Kerja 5-4

untuk kolom Type nilainya diambil dari tabel type akun melalui lookup wizard.. kode-kode inilah yang akan mengelompokkan semua transaksi berdasarkan jenis kodenya masing masing. Jangan lupa save dan kita biarkan dulu tabel kode akun ini

Lalu selanjutnya adalah membuat tabel ke-3 yaitu tabel Transaksi. Struktur tabel Transaksi bisa kita lihat dibawah ini:
Field Name Data Type Description Keterangan
ID Auto Number - Primary Key
No_TRX Short Text - -
Akun Lookup Wizard - -
Debet Currency - Default Value=kosongkan (hapus 0)
Kredit Currency - Default Value=kosongkan (hapus 0)

Fungsi tabel ini untuk menampung transaksi yaitu: ID, Nomor transaksi, akun, debet dan kredit tabel ini akan berpasangan dengan tabel keterangan transaksi.
berikut ini adalah tabel ke-4 yaitu tabel keterangan transaksi
Field Name Data Type Description Keterangan
Jenis Transaksi Lookupwizard - Buat lookupwizard penerimaan dan pengeluaran
No_TRX Short Text - Primary Key
Tanggal Short date - -
Keterangan Transaksi Short Text - -

Setelah menentukan struktur tabel Transaksi dan tabel keterangan transaksi berikutnya adalah membuat kedua tabel tersebut lalu biarkan tabel tersebut dalam keadaan kosong..

Langkah selanjutnya hanya tinggal menghubungkan ke 4 buah tabel yang sudah dibauat tadi agar tabelnya memiliki koneksi satu sama lain.. cara membuat koneksi nya juga sangat mudah yaitu:

  1. Pergi ke tab database tools
  2. Klik Relationships
  3. Klik kanan di layar relationships lalu pilih show table
  4. masukkan tabel keterangan transaksi
  5. setelah di layar relationships terdapat 4 buah tabel lalu drag field No_TRX yang ada di tabel keterangan transaksi dan arahkan ke field No_TRX yang ada di tabel Transaksi
  6. setelah muncul garis relasi nya klik 2x di garis relasi tersebut lalu akan muncul kotak dialog edit relationships 
  7. ceklist kotak enforce referential integrity, cascade update related field, cascade delete related field,
  8. klik OK
Nah sekarang ke 4 buah tabelnya sudah terkoneksi satu sama lain.. ini harus dilakukan agar pada saat kita merubah data pada sebuah tabel maka tabel yang terkoneksi juga akan berubah.. 

Saya rasa tulisannya sudah cukup panjang.. jadi untuk langkah selanjutnya Membuat form input transaksi akan saya bahas di posting selanjutnya.. dan untuk mempermudah memahami materi membuat tabel database berikut ini saya sertakan video tutorialnya