Monday, February 12, 2018

Contoh surat perpanjangan KYG

Setelah dipostingan sebelumnya saya sudah memberikan contoh surat permohonan kredit yasa griya (KYG) BTN yang biasa digunakan untuk memperoleh modal tambahan dari Bank untuk membiayai pembangunan perumahan, maka dalam postingan kali ini saya akan berbagi contoh surat perpanjangan kredit yasa griya (KYG).

Kredit yasa griya atau disingkat KYG pada umumnya memiliki jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan atau 2 (dua) tahun lamanya dan ketika masa kredit akan mendekati jatuh tempo biasanya Bank pemberi kredit akan memberitahu dengan cara memberikan surat pemberitahuan jatuh tempo kredit kepada penerima fasilitas kredit lengkap dengan salinan rekening koran yang menunjukan saldo kredit beberapa bulan sebelum masa kredit habis.

contoh surat

Sebagai penerima Kredit Bank tentu saja memiliki kewajiban untuk mengembalikan kredit tersebut tepat waktu sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, namun terkadang rencana pembangunan dan penjualan rumah yang sudah ditetapkan tidak sesuai dengan target dan mengingat serta mempertimbangkan berbagai hal lain, penerima kredit dapat memperpanjang jangka waktu kredit dengan cara mengajukan surat perpanjangan kredit disertai lampiran sebagai berikut:

  1. Surat permohonan perpanjangan jangka waktu kredit
  2. Copy identitas diri pengurus (KTP/Pasport)
  3. Ijin ijin usaha yang masih berlaku
  4. Laporan keuangan terbaru
  5. Laporan perkembangan fisik proyek perumahan dan daftar calon konsumen
  6. Laporan penjualan
  7. Menyediakan dana pada rekening giro atau tabungan yang ada di Bank pemberi kredit sebesar 0,5% dari sisa kredit

surat dan dokumen diserahkan kepada bank pemberi kredit tersebut dan berikut ini adalah contoh surat perpanjangan Kredit yasa griya (KYG):
LOGO DAN KOP SURAT PERUSAHAAN KAMU
Nomor      : Nomor/Surat/Perusahan/Kamu/2018
Lampiran  : 1 berkas

Kepada Yth.
Kepala Bank Pemberi Kredit
Cabang kota kamu
di
Kota kamu


Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama                                : PT. Kamu
No. Rekening Kredit           : 123456789
Alamat Kantor                   : Alamat Kantormu

Sehubungan dengan akan jatuh temponya fasilitas KYG-PRK an. PT. KAMU, dengan ini kami mengajukan permohonan perpanjangan jangka waktu kredit tersebut.

Demikian permohonan ini kami sampaikan, semoga kerjasama ini memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak. Atas perhatian dan kebijaksanaannya kami ucapkan terima kasih.


Hormat Kami

Ir. PIMPINANMU
DIREKTUR

Jika Bank menyetujui permohonan perpanjangan kredit maka selanjutnya bank akan mengeluarkan surat persetujuan jangka waktu kredit dan mengeluarkan surat adendum atas perjanjian kredit, hal yang perlu dilakukan oleh penerima kredit adalah:
  1. Membayar biaya provisi sebesar 1% (satu persen) dari outstanding kredit
  2. Menandatangani surat Adendum Perjanjian Kredit
itulah sekilas tentang Contoh Surat Perpanjangan Kredit yang bisa saya bagikan dalam postingan kali ini, semoga ada manfaatnya.

Friday, February 9, 2018

Contoh surat permohonan KYG (Kredit Yasa Griya) BTN

surat permohonan KYG

KYG Kepanjangan adari Kredit Yasa Griya adalah kredit modal kerja yang diberikan oleh Bank BTN (Bank Tabungan Negara) kepada pengembang atau Developer untuk membantu membiayai pembangunan proyek perumahan.

Salah satu upaya yang harus dilakukan untuk mendapatkan KYG adalah dengan mengajukan surat permohonan kepada Bank Tabungan Negara (BTN) dan berikut ini adalah contoh surat permohonan KYG (Kredit Yasa Griya) dari developer kepada bank BTN sebagai salah satu syarat untuk memperolah sejumlah dana yang akan digunakan untuk membiayai proyek pembangunan rumah
KOP SURAT
Nomor         : contoh/123/Nomor/Surat/Kamu/2018
Lampiran     : 1(satu) Bendel
Perihal         : Permohonan Kredit Yasa Griya (KYG)

Kepada
Yth
Kepala Bank Tabungan Negara (BTN)
Cabang Cirebon
di
Cirebon


Dengan hormat,
Sehubungan dengan akan dilaksanakannya pembangunan proyek perumahan ..nama perumahan kamu... seluas ......m2 (...Ha) sebanyak ...unit kavling oleh kami PT...... yang terletak di Desa ...... Kecamatan ...... Kota / Kabupaten kamu

Adapun pelaksanaan proyek akan dimulai pada bulan .... tahun .... dengan type unit rumah yang dibangun sebagai berikut:
NoLuas BangunanLuas TanahJumlah UnitHarga Jual
13872M252Rp. 215.000.000
284104M227Rp. 295.000.000
360108M27Rp. 365.000.000
Oleh karena hal tersebut diatas maka kami mohon kepada Bapak/Ibu Kepala Cabang Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Cirebon berkenan kiranya memberikan Kredit Yasa Griya (KYG) sebesar Rp. 10.000.000,- (Sepuluh Milyar Rupiah) dengan cara Penarikan Rekening Koran (PRK) kepada kami, yang akan kami gunakan sebagai biaya pembangunan unit rumah di Proyek Perumahan Kami.

Sebagai bahan pertimbangan, bersama ini kami lampirakan:

  1. Proposal
  2. Cash Flow Anggaran
  3. Rencana Anggaran Biaya (RAB)
  4. Site Plan
  5. Izin Tetangga
  6. Foto Kopi Sertifikat
  7. Company Profile
Demikian surat permohonan dari kami, atas terkabulnya permohonan ini dan segala perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Cirebon, .................. 2018



Parman_ACC
Direktur Utama

Demikian contoh surat permohonan KYG yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan kali ini, semoga bisa bermanfaat.

Wednesday, February 7, 2018

Tab Menu Ribbon Buatan Sendiri di Microsoft Access

Dalam kesempatan kali ini saya ingin berbagi tentang cara membuat Custom Tab Menu Ribbon di Microsoft Access 2016. saya tahu ini mungkin merupakan materi dasar tetapi saya berharap semoga ada manfaatnya.

Seperti kita ketahui bersama bahwa pada setiap cabang Aplikasi Microsoft Office baik itu Microsoft office word, Excel, Access maupun yang lainnya, saat ini memiliki menu Ribbon yang terdiri dari beberapa Tab dan dalam setiap Tab berisi tombol-tombol perintah yang sudah dikelompokan berdasarkan katagori tertentu.

Pada dasarnya tombol-tombol perintah yang sudah ada dalam masing masing tab ribbon saat ini merupakan standarisasi yang diberikan oleh microsoft, sebetulnya masih banyak sekali tombol perintah lain yang tidak terdapat pada menu tab ribbon, akan tetapi dalam praktiknya tidak semua tombol perintah yang ada dalam tab ribbon kita gunakan, kita cenderung bekerja dengan tombol perintah yang itu itu saja karena memang kebutuhannya hanya itu.

Tetapi terkadang kita juga membutuhkan tombol perintah yang tidak ada dalam tab ribbon sehingga kita harus mengambilnya dulu melalui access option lalu menyimpannya di menu quick access toolbar, tentu saja hal ini akan menyebabkan banyak terdapat tombol tombol perintah berkeliaran diatas tab ribbon dan membuat tampilan nya menjadi tidak rapih.

Untuk menghindari hal tersebut diatas kita bisa membuat custom tab ribbon untuk menampung tombol tombol perintah yang kita butuhkah seperti gambar di bawah ini:

custom tab ribon ms access


CARA MEMBUAT CUSTOM TAB RIBBON
Ada dua cara yang bisa kita lakukan untuk membuat custom tab ribbon seperti pada gambar diatas

Cara pertama: 
  1. Pergi ke tab File
  2. Lalu pilih Option maka akan muncul access option kemudian 
  3. Pilihlah customize ribbon lalu akan nampak dua buah kolom yaitu kolom sebelah kiri choose command from dan kolom sebelah kanan customize the ribbon
  4. Pada bagian bawah kolom customize the ribbon pilih New Tab
  5. isi New tab tersebut dengan nama yang kalian inginkan
  6. lalu seret tombol perintah yang kalian inginkan dari kolom choose command from ke kolom customize the ribbon
  7. setelah selesai klik OK
Cara Kedua:
  1. Klik kanan di menu ribbon
  2. Pilih customize the Ribbon
  3. langkah ke tiga dan seterusnya sama saja dengan cara yang pertama

settingtabribbon

Mudah sekali bukan membuat custom tab ribbon? cara membuat custom tab ribbon ini juga bisa kalikan terapkan pada aplikasi Microsoft office yang lainnya seperti Microsoft Office Excel, Word dll.

Saturday, February 3, 2018

Membuat Purchasing Order Dengan Microsoft Access 2016

purchasing order

Seperti yang kamu lihat di Judulnya, pada postingan kali ini saya akan berbagi tutorial tentang bagaimana caranya membuat Purchasing Order sederhana dengan menggunakan microsoft access dan perlu saya sampaikan terlebih dahulu bahwa purhasing order yang saya buat disini hanyalah aplikasi purchasing order sederhana, lebih menitik beratkan kepada basic tutorial microsoft access akan tetapi tidak menutup kemungkinan ini bisa diaplikasikan atau bisa dipakai dalam dunia perkantoran, tentu saja dengan sedikit sentuhan dan modivikasi dari tangan seorang ahli seperti kamu.. Iya kamu.. :)

Sebelum berlanjut ke teknis cara membuat purchasing order saya akan sedikit basa basi dulu tentang pengertian purchasing order. Pada intinya Purchasing Order adalah sebuah dokumen tertulis dari sipembeli yang ditujukan kepada si penjual atau supplier agar supplier bisa memenuhi kebutuhan barang yang diminta sesuai dengan yang tertera dalam surat order tersebut tentunya dengan harga yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak.

Setiap perusahaan memiliki format purchasing order masing masing tetapi dari semua format tersebut, yang terpenting adalah dokumen purchasing order tersebut harus bisa menggambarkan kebutuhan perusahaan dan dapat dipahami oleh supplier sehingga perusahaan tersebut mendapatkan barang yang benar benar sesuai dengan kebutuhan.

Ada banyak aplikasi dan cara untuk membuat purchasing order, baik itu dari aplikasi-aplikasi akuntansi yang memang didalamnya sudah terintegrasi dengan purchasing order sampai mengetik secara manual melalalui microsoft word atau microsoft excel, tetapi aplikasi purchasing order yang akan saya buat disini adalah menggunakan microsoft access. Kenapa menggunakan microsoft access? pertama karena saya lebih suka microsoft access hehehe dan dalam microsoft access kita bisa membuat form interaktif tetap serta otomatis bisa menampilkan dan menyimpan data sehingga tidak perlu tindakan manual.

Baiklah langsung saja kita bahas teknis membuat Purchasing order dengan menggunakan microsoft access. Seperti saya sebutkan diatas bahwa Aplikasi Purchasing Order ini sangat sederhana karena hanya terdiri dari beberapa tabel dan beberapa form saja.

Untuk membuat puchasing order menggunakan microsoft access pertama tama tentu kita harus membuka microsoft access nya dulu dan buat blank database lalu simpan databasenya di direktori komputer masing masing. Setelah itu langkah berikutnya adalah:

Membuat Tabel Database
Ada 5 (lima) buat tabel database yang dibutuhkan untuk membuat purchasing order yaitu:
  1. Tabel Data Barang
  2. Tabel Data Supplier
  3. Tabel Data Approval
  4. Tabel Keterangan PO
  5. Tabel PO
Meskipun tabelnya terlihat banyak tetapi sebetulnya isi dari tabel tabel tersebut sangat sederhana dan mudah, dan nama nama tabel diatas boleh diganti dengan nama yang sesuai dengan keinginan kamu masing masing.

1. Membuat Tabel Data Barang
Tabel data barang akan digunakan untuk menampung data item barang. tabel ini sangat sederhana sekali karena hanya terdiri dari kolom Kode barang dan Nama Barang. Struktur tabel databasenya sbb:
Field Name Data Type Description Keterangan
Kode Barang Short Text - Primary Key
Nama Barang Short Text - -

Setelah membuat struktur tabelnya lalu isi tabel tersebut dengan kode dan nama barang, contohnya seperti tabel dibawah ini
Kode Barang Nama Barang
A1 Charger
A2 Flashdisk
A3 Mouse
A4 Hardisk
A5 Keyboard
Kode barang dan nama barang diatas hanyalah sekedar contoh dari saya untuk mempermudah menggambarkan tabel barang.

2.Membuat Tabel Supplier
Tabel Supplier digunakan untuk menampung nama nama supplier sehingga akan mempermudah dalam proses pengisian purchasing order, tabel supplier terdiri dari Kode Supplier, Nama Supplier, Alamat, dan No Telpon struktur tabelnya sebagai berikut:
Field Name Data Type Description Keterangan
Kode SupplierShort Text-Primary Key
Nama SupplierShort Text--
AlamatShort Text--
No TelponShort Text--
Setelah struktur tabelnya dibuat kemudian isi tabel data dengan nama nama supplier yang kamu miliki contohnya seperti ini:
Kode SupplierNama SupplierAlamatNo Telpon
SP1PT. Sinar Jakarta021-123456
SP2PT. Terang Cirebon022-234567
SP3PT. BenderangBandung0231-12345
itu adalah contoh nama nama supplier fiktif khayalan saya, sesuaikan dengan data supplier yang kamu miliki, jika kamu tidak punya, kamu bisa berkhayal seperti saya :)

3. Membuat Tabel Data Approval
Tabel data Approval merupakan tabel optional artinya boleh dibuat boleh tidak tapi saya ingin menggunakannya. tabel ini berisi nama orang yang akan menandatangai surat purchasing order, struktur tabelnya sebagai berikut:
Field NameData TypeDescriptionKeterangan
NIPShort Text-Primary Key
Nama PegawaiShort Text--
JabatanShort Text--
silahkan kamu isi NIP nya dengan No Induk pegawai yang berwenang kemudian Nana Pegawai dengan nama pegawai yang akan menandatangani surat purchasing order dan Jabatan dengan Jabatan orang tersebut

4. Membuat Tabel Keterangan PO
Struktur tabel keterangan PO sebagai berikut:
Field NameData TypeDescriptionKeterangan
No POShort Text-Primary Key
Tanggal POShort Date-format tanggal dd/mm/yyyy
TOPShort Text--
Nama SupplierLookup Wizar-Ambil datanya dari tabel data supplier
PotonganCurrency--
CatatanLong Text--
ApprovalLookup Wizard-Ambil datanya dari tabel data Approval
5 Membuat Tabel PO Barang
Struktur tabel PO Barang sebagai berikut:
Field NameData TypeDescriptionKeterangan
No POShort Text-hapus Primary Key
NoNumber--
Nama BarangLookup Wizar-Ambil datanya dari tabel barang
QTYNumber--
SatLookup Wizard-buat data Unit, Pcs, dsb
HargaCurrency--
JumlahCalculated-QTY*Harga
Untuk tabel keterangan PO (No. 4) dan tabel PO Barang (No. 5) biarkan kosong karena kedua tabel ini nanti akan kita gabungkan sehingga menjadi form Purchasing order yang bisa menginput, menyimpan dan mencetak data Purchasing Order.

Saya rasa artikel atau tutorial cara membuat purchasing order menggunakan microsoft access ini jika saya teruskan menulisnya akan sangat panjang sekali, oleh karena itu sebagai gantinya saya buatkan video tutorialnya dibawah ini, silahkan disimak dan perhatikan dengan baik supaya tidak gagal faham, jika perlu kamu download vidonya silahkan saja tetapi saya minta lihat dulu secara online sampai habis baru setelah itu kamu download dan jangan lupa untuk SUBSCRIBE, like dan share
dan bagi kamu yang bersikap "ah gw mau tau hasil jadinya aja!" saya juga sudah menyediakan source untuk di download, link download-nya bisa kamu dapatkan di deskripsi video bagian bawah video itu di channel youtube.

Friday, October 6, 2017

Cara Mudah Mengatasi Error Saat mengganti Header Channel Youtube

Header channel youtube biasanya digunakan unuk menampilkan identitas sebuah channel sehingga channel tersebut memiliki tampilan dan ciri khas tersendiri.
Agar tampilan header channel youtube kita memiliki tampilan sendiri maka kita harus merubah atau menyesuaikannya. Banyak tutorial dan artikel tentang cara merubah header channel youtube dan bahkan youtube pun menyediakan tutorial untuk merubah header channel melalui google support tujuannya tentu saja untuk membantu mempermudah pengguna youtube.

Akan tetapi terkadang kita mengalami masalah saat ingin mengganti header channel youtube seperti yang saya alami baru baru ini. ketika saya ingin mengganti header channel youtube baik itu melalui laptop atau smartphone, google malah meminta saya login padahal sudah dalam kondisi login dan ketika saya klik login lalu muncul pop up TERJADI KESALAHAN dengan detail keterangan “The feature you requested is currently unavailable. Please try again later” seperti gambar berikut:

Mengatasi Error header channel youtube


Oleh karena itu dalam kesempatan kali ini saya ingin berbagi tentang bagaimana cara mengatasi error "terjadi kesalahan" saat ingin mengganti header channel youtube.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut diatas sebetulnya sangat gampang sekali, kita hanya perlu masuk ke akun youtube dengan browser yang berbeda, itu saja. contoh, jika kamu tidak bisa mengganti header youtube di google chrome maka kamu bisa masuk ke akun youtube kamu melalui browser Internet Explorer atau Opera atau Mozilla Firefox atau UC browser atau laiinya dan kamu tidak akan menemukan pesan error seperti yang terjadi di google chrome lalu kamu bisa melakukan langkah langkah biasa untuk merubah header channel nya seperti meng upload gambar dari file komputer atau memilih gambar dari file online atau juga kamu bisa memilih gambar dari galery yang di sediakan youtube untuk ditamilkan di header channel yotube kamu. 

Sangat mudah bukan cara mengatasi error "Terjadi Kesalahan" saat ingin mengganti header channel youtube??? Baiklah itu saja yang bisa saya bagikan dalam postingan kali ini. semoga bisa menjadi solusi buat kamu yang mengalami masalah seperti tersebut diatas.

Thursday, October 5, 2017

Group By dan Fungsi Agregat (Agregate Function) di Microsoft Access

Hallo semuanya selamat datang kembali di blog saya parman-acc.com, kali ini saya akan mencoba berbagi tutorial dasar microsoft access Group by dan Aggregate function.

Group by dan agregate function (fungsi agregat) adalah fungsi dalam microsoft access yang  digunakan untuk menampilkan dan menyeleksi sekumpulan data berdasarkan kelompok atau kriteria tertentu.

Pada saat mengolah data dengan menggunakan Microsoft Access seringkali kita dituntut untuk menampilkan data berdasarkan kelompok tertentu, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut Microsoft Access memiliki SQL yang mempu memberi perintah atau sintak Group by dan Fungsi Agregat. Fungsi agregat yang dimaksud disini adalahFungsi Min( ), Max( ), Avg ( ), Sum ( ), dan Count ( ).

Group by & Agregat Fuction

Saya akan menjelaskan dan menerapkan Group by dan fungsi agregat diatas secara singkat melalui contoh soal disertai dengan solusinya agar mempermudah pembaca dalam memahami materi ini. Dibawah ini adalah tabel data siswa, tabel ini akan kita oleh menggunakan fungsi agregat yang saya sebutkan diatas.
Nama SiswaKelasNilai
AbdulX180
BurhanX275
ChandraX360
DidinX165
EvaX275
FitriX370
GeaX175
HilmanX265
IndraX380
JunedX275
1. FUNGSI MIN ( )
Fungsi min ( ) digunakan untuk mencari nilai minimum dari sekumpulan data yang ada.
Contoh soal penerapan fungsi MIN (): 
Dari tabel database diatas kita diminta menampilkan Nilai Minimal dari setiap kelas, dengan ketentuan field harus ditampilkan adalah Field Kelas dan Field Nilai

Solusi
1. Buatlah query berdasarkan tabel diatas
2. Rubah dalam mode SQL view dan tuliskan sintak berikut
  SELECT [data siswa].Kelas, Min([data siswa].Nilai) AS Nilai_Minimal
  FROM [data siswa]
  GROUP BY [data siswa].Kelas;
3. klik RUN untuk melihat hasilnya.

2. FUNGSI MAX
Fungsi Max () digunakan untuk mencari nilai maksimum dari sekumpulan data yang ada.
Contoh soal penerapan fungsi MAX (): 
Tampilkan nilai maksimum dari setiap kelas, dengan ketentuan field harus ditampilkan adalah Field Kelas dan Field Nilai

Solusi
1. Buatlah query berdasarkan tabel diatas
2. Rubah dalam mode SQL view dan tuliskan sintak berikut
  SELECT [data siswa].Kelas, Max([data siswa].Nilai) AS Nilai_Maksimum
  FROM [data siswa]
  GROUP BY [data siswa].Kelas;
3. klik RUN untuk melihat hasilnya.

3. FUNGSI AVG
Fungsi  AVG ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data yang ada
Contoh soal penerapan fungsi AVG ():
Tampilkan nilai rata-rata setiap kelas dengan ketentuan field harus ditampilkan adalah field kelas dan field nilai

Solusi
1. Buatlah query berdasarkan tabel diatas
2. Rubah dalam mode SQL view dan tuliskan sintak berikut
  SELECT [data siswa].Kelas, Avg([data siswa].Nilai) AS Nilai_Rata2
  FROM [data siswa]
  GROUP BY [data siswa].Kelas;
3. Klik RUN untuk melihat hasilnya.

4. FUNGSI SUM ()
Sepertinya fungsi ini sudah tidak asilng lagi ditelinga kita, Fungsi ini digunakan untuk mencari jumlah data.
Contoh Soal Fungsi SUM
Tampilkan total nilai dari setiap kelas dengan ketentuan field yang ditampilkan adalah field kelas dan field nilai

Solusi
1. Buatlah query berdasarkan tabel diatas
2. Rubah dalam mode SQL view dan tuliskan sintak berikut
  SELECT [data siswa].Kelas, Sum([data siswa].Nilai) AS Jumlah_Nilai
  FROM [data siswa]
  GROUP BY [data siswa].Kelas;
3. Klik RUN untuk melihat hasilnya.

5. FUNGSI COUNT ()
Count secara harfiah berarti hitung, fungsi ini memang digunakan untuk menghitung atau mencari banyaknya data
Contoh Soal Fungsi Count
Tampilkan banyaknya siswa dari tiap tiap kelas dengan ketentuan data yang ditampilkan adalah field kelas dan field nilai

Solusi
1. Buatlah query berdasarkan tabel diatas
2. Rubah dalam mode SQL view dan tuliskan sintak berikut
  SELECT [data siswa].Kelas, Count([data siswa].Nilai) AS Banyaknya_Siswa
  FROM [data siswa]
  GROUP BY [data siswa].Kelas;
3. Klik RUN untuk melihat hasilnya.

Itulah sekilas tentang Group By dan Fungsi Agregat mudah mudahan bisa menambah wawasan kita semua.