Showing posts with label Tutorial Microsoft Access. Show all posts
Showing posts with label Tutorial Microsoft Access. Show all posts

Monday, December 17, 2018

Shortcuts Keyboard Penting di Microsoft Access

Kita tau bahwa windows dan aplikasi didalamnya mempunyai shortcut atau jalan pintas dengan key tertentu, seperti halnya juga dengan microsoft access yang merupakan bagian dari microsoft windows, sudah tentu memiliki shortcut atau jalan pintas tersendiri yang jika kita tau dan kita terapkan dalam pekerjaan akan sangat membantu.

Berikut ini adalah beberapa shortcut didalam Microsoft access yang perlu kita ketahui yang mungkin bisa membantu kamu saat bekerja dengan Microsoft access.

shortcut keyboard microsoft access

Shortcut Keyboard Untuk Microsoft Access:

  • Ctrl + N
  • Seperti aplikasi pada umumnya shortcut (cara cepat) Ctrl + N dipakai untuk membuat atau membuka file baru
  • Ctrl + O
  • Begitu juga dengan Ctrl + O shortcut (cara cepat) untuk membuka database yang sudah ada
  • Ctrl + W
  • shortcut (cara cepat) untuk menutup sebuah objek database yang sedang terbuka aktif
  • Ctrl + P
  • shortcut (cara cepat) untuk membuat perintah cetak objek database yang terpilih
  • Ctrl + S
  • shortcut (cara cepat) untuk menyimpan objek database yang sedang aktif
  • Ctrl + C
  • shortcut (cara cepat) untuk menyalin tulisan yang dipilih
  • Ctrl + X
  • shortcut (cara cepat) untuk Memindahkan tulisan yang dipilih
  • Ctrl + V
  • shortcut (cara cepat) untuk menempelkan tulisan yang di salin (Ctrl + C) dan atau di pindahkan (Ctrl + X) di tempan yang telah diinginkan
  • Ctrl + F2
  • shortcut (cara cepat) untuk membuka expression builder. Cara ini hanya bisa dilakukan pada saat berada di mode design view contoh ketika membuka query design view dan kursor sudah ada di field query.
  • Ctrl + F atau H
  • shortcut (cara cepat) untuk menemukan kata dan atau mengganti kata tersebut dengan kata yang diinginkan
  • Ctrl + A
  • Shortcut (cara cepat)untuk memilih semua records
  • Ctrl + Delete
  • Shortcut (cara cepat)untuk menghapus semua karakter yang ada disebelah kanan kursor. Misal tulisan Jakarta, kita akan menghapus tulisan 'arta' maka letakkan kursor diantara huruf 'k' dan 'a' lalu ketik CTRL + Delete maka tulisan arta akan terhapus dengan cepat.
  • Ctrl + Z
  • Shortcut (cara cepat) untuk membatalkan perintah sebelumnya
  • Ctrl + Shift + :
  • Shortcut (cara cepat) untuk menulis waktu saat ini dalam sebuah tabel database dan atau form view
  • Ctrl + Alt + Spasi
  • Shortcut (cara cepat) untuk menulis atau memasukkan nilai (default value) dalam sebuah tabel database atau form input. dengan catatan default value sudah kita tentukan sebelumnya pada table design.
  • Ctrl + +
  • Shortcut (cara cepat) untuk menambahkan dan menyimpan data baru ketika bekerja dalam mode form input
  • Ctrl + -
  • Shortcut (cara cepat) untuk menghapus current record.
  • Ctrl + End
  • Shortcut (cara cepat) untuk mengarahkan kursor ke field paling akhir ketika dalam keadaan mode datasheet atau form view
  • Ctrl + Home
  • Kebalikan dari Ctrl + End yaitu untuk mengarahkan kursor ke field paling awal pada saat dalam keadaan mode datasheet atau form view
  • Ctrl + F1
  • Shortcut (cara cepat) untuk menyembunyikan dan mempunculkan kembali ribbon
  • Alt + F4
  • Shortcut (cara cepat) untuk menutup aplikasi microsoft access
  • F7
  • Shortcut (cara cepat) untuk membuka kotak dialog Spellcheck
  • F12
  • Shortcut (cara cepat) menyimpan database yang sama dengan nama yang baru
  • F2
  • Shortcut (cara cepat) untk meng-Edit field yang dipilih sama seperti rename.
  • F4 atau Alt + Enter
  • Shortcut (cara cepat) untuk membuka atau menutup Property sheet ketika ada dalam mode design view
  • Tab
  • Shortcut (cara cepat) untuk berpindah ke arah sebelah kanan dalam sebuah field
  • Shift + Tab
  • Kebalikan dari Tab untuk berpindah ke arah sebelah kiri dalam sebuah field
  • Esc
  • Shortcut (cara cepat) untuk membatalkan perubahan dalam current field atau reccord dalam sebuah tabel atau form.
  • Alt + F8
  • Shortcut (cara cepat) untuk membuka menu add existing fields (field list) ketika dalam keadaan design fiew
Nah, itulah beberapa shortcut keyboard didalam microsoft access, semoga bermanfaat

Saturday, August 4, 2018

Membuat Tabel Database Keuangan Microsoft Access

Membuat Tabel Database Keuangan di Microsoft Access - Maksud membuat tabel database kuangan disini adalah tabel database yang digunakan untuk menampung seluruh transaksi keuangan, dalam hal ini berkaitan dengan aplikasi akuntansi atau aplikasi keuangan sederhana yang penulis buat dengan menggunakan microsoft access. Tutorial lengkap cara membuat aplikasi akuntansi sederhana menggungkan  microsoft access bisa agan pelajari melalui video tutorial dibagian bawah postingan ini.

tabel database keuangan

Setiap aplikasi yang dibangun menggunakan Microsoft Access pada umumnya memiliki beberapa tabel sebagai dasar pembuatan aplikasinya, teremasuk aplikasi akuntansi yang saya buat, Aplikasi tersebut dibangun dengan tiga buah tabel dimana tabel tabel tersebut saling berhubungan dan memiliki fungsi masing masing. Tabel tersebut adalah:

1. Tabel Kode Akun
Tabel ini berfungsi sebagai tabel induk atau tabel rujukan dia tidak menyimpan data transaksi atau data keuangan dia hanya berisi nomor akun dan nama akun untuk mengatur lalu lintas transaksi yang terjadi. Setiap transaksi yang terjadi akan dikelompokkan berdasarkan nomor akun yang terdapat dalam tabel ini.

Design Tabel Kode Akun

Design Tabel Kode Akun

Kode dan Nama Akun
No Akun Nama Akun
1-111 Kas
1-112 Piutang
1-113 Perlengkapan
1-211 Kendaraan
1-212 Akum. Peny. Kendaraan
1-311 Sewa Dibayar Dimuka
2-111 Hutang Usaha
2-211 Hutang Gaji
3-111 Modal
3-112 Prive
4-111 Pendapatan
5-111 Beban Gaji
5-112 Beban OPS Lain Lain
5-113 Beban Sewa
5-112 Beban Penyusutan Kendaraan
ILR Ikhtisar Laba Rugi

2. Tabel Keterangan Transaksi
Tabel keterangan transaksi adalah tabel yang menjelaskan tentang suatu transaksi seperti tanggal terjadinya transaksi, digunakan untuk keperluan apa transaksinya dan kepada siapa transaksi itu dilakukan. Tabel keterangan transaksi terdapat nomor transaksi yang diinput berdasarkan nomor kwitansi dan nomor transaksi ini fungsinya untuk mempermudah mencari bukti fisik pada saat dibutuhkan.

Disain Tabel Keterangan Transaksi

Design Tabel Keterangan Transaksi

3. Tabel Transaksi Keuangan
Tabel ini terhubung dengan tabel kode akun melalui nomor akun dan terhubung dengan tabel keterangan transaksi nomor transaksi, berfungsi untuk menampung database keuangan dan memisahkan transaksi antara debet dan kredit.

Desain tabel transaksi keuangan

Itulah ke 3 buah tabel yang saya gunakan untuk membuat palikasi akuntansi keuangan sederhana dengan menggunakan microsoft access. silahkan pelajari tentang cara membuat jurnal umum sampai dengan membuat neraca lajur melalui video di bawah ini...

Contoh Jurnal Umum dan Jurnal Penyesuaian di Microsoft Access

Posting ini berkaitan dengan Video tutorial Cara membuat Neraca Lajur dan Jurnal Penutup di Channel Youtube saya TOTAL ACCESS. Video tutorialnya ada dibawah postingan ini. Didalam video tersebut dijelaskan tentang cara membuat laporan keuangan secara lengkap dari mulai jurnal umum sampai dengan jurnal penutup, tetapi disitu saya tidak memperlihatkan contoh transaksi yang harus di input ke dalam form input transaksi jurnal umum. Oleh karena itu dipostingan ini saya tuliskan contoh transaksi jurnal dan jurnal penyesuaiannya.

Berikut ini adalah contoh transaksi jurnal umum yang dimaksud dalam video tutorial tersebut:
Pada awal bulan ini (Bulan Juli tahun 2018) Tuan Takur mendirikan usaha bengkel atau service motor dan memberi nama bengkelnya dengan nama Bengkel Takur. Transaksi yang terjadi selama bulan Juli sampai dengan 31 Desember 2018 adalah sebagai berikut:

jurnal umum


1. Tanggal 01/07/2018 Tuan Takur memberikan modal awal untuk usaha bengkelnya dengan menyetorkan uang sebesar Rp. 250.000.000,- Jurnal-nya adalah:
TANGGAL KODE AKUNNAMA AKUNDEBETKREDIT
01/07/2018 1-111KasRp. 250.000.000,-0
3-111Modal0Rp. 250.000.000,-

2. Tanggal 04/07/2018 Tuan Takur menyewa sebuah ruko untuk tempat usaha bengkel motornya dengan harga Rp. 48.000.000,- selama jangka waktu 2 tahun. Jurnal-nya SBB:
TANGGAL KODE AKUNNAMA AKUNDEBETKREDIT
04/07/2018 1-311Sewa Dibayar DimukaRp. 48.000.000,-0
1-111Kas0Rp. 48.000.000,-

3. Tanggal 11/08/2018 Tuan Takur membeli 1 unit mobil Grand Max dari Tuan Sanjay yang akan digunakan untuk operasional Bengkel Takur seharga Rp. 96.000.000,- Mobil ini ditaksir memiliki umur ekonomis selama 8 tahun. Jurnal nya sbb:
TANGGAL KODE AKUNNAMA AKUNDEBETKREDIT
11/08/2018 1-211KendaraanRp. 96.000.000,-0
1-111Kas0Rp. 96.000.000,-

4. Tanggal 20/08/2018 Dalam rangka menambah modal Tuan Takur meminjam uang ke Bank sebesar Rp. 100.000.000,- Jurnal sbb:
TANGGAL KODE AKUNNAMA AKUNDEBETKREDIT
20/08/2018 1-111KasRp. 100.000.000,-0
2-111Hutang Usaha0Rp. 100.000.000,-
5. Tanggal 25/09/2018 untuk memperlancar usahanya tuan Takur membeli perlengkapan dengan total belanja mencapai Rp. 55.000.000,- Jurnal sbb:
TANGGAL KODE AKUNNAMA AKUNDEBETKREDIT
25/09/2018 1-113PerlengkapanRp. 55.000.000,-0
1-111Kas0Rp. 55.000.000,-

6. Tanggal 31/11/2018 Bengkel Takur menerima pendapatan untuk pertama kalinya sebesar Rp. 42.000.000,- Jurnal sbb:
TANGGAL KODE AKUNNAMA AKUNDEBETKREDIT
31/11/2018 1-111KasRp. 42.000.000,-0
4-111Pendapatan0Rp. 42.000.000,-

7. Tanggal 05/12/2018 Bengkel Takur membayar gaji karyawan bulan nopember sebesar Rp. 17.500.000 Jurnal sbb:
TANGGAL KODE AKUNNAMA AKUNDEBETKREDIT
05/12/2018 5-111Beban GajiRp. 17.500.000,-0
1-111Kas0Rp. 17.500.000,-

8. Tanggal 25/12/2018 Bengkel takur membayar biaya operasional lain-lain sebesar Rp. 45.000.000,- Jurnal sbb:
TANGGAL KODE AKUNNAMA AKUNDEBETKREDIT
25/12/2018 5-112Beban Operasional Lain LainRp. 45.000.000,-0
1-111Kas0Rp. 45.000.000,-

9. Pada Tanggal 31/12/2018 Bengkel Takur kembali Menerima pendapatan jasa service sebesar Rp. 35.000.000,- Jurnal sbb:
TANGGAL KODE AKUNNAMA AKUNDEBETKREDIT
31/12/2018 1-111KasRp. 35.000.000,-0
4-111Pendapatan0Rp. 35.000.000,-

    Jurnal Penyesuaian
    Adalah jurnal yang digunakan pada akhir periode untuk menyesuaikan saldo akun supaya menunjukkan saldo atau keadaan yang sebenarnya. Dalam contoh kasus ini, setelah transaksi jurnal umum diatas sudah diinput kedalam form input transaksi maka pada akhir periode akuntansi Bengkel takur harus menyesuaikan perkiraan. Jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut ini:

    1. Penyesuaian Sewa Dibayar dimuka
    TANGGAL KODE AKUNNAMA AKUNDEBETKREDIT
    31/12/2018 5-113Beban SewaRp. 12.000.000,-0
    1-311Sewa Dibayar Dimuka0Rp. 12.000.000,-

    2. Penyesuaian Penyusutan Kendaraan
    TANGGAL KODE AKUNNAMA AKUNDEBETKREDIT
    31/12/2018 5-114Beban Penyusutan KendaraanRp. 5.000.000,-0
    1-212Akumulasi Penyusutan Kendaraan0Rp. 5.000.000,-

    3. Penyesuaian Perlengkapan
    TANGGAL KODE AKUNNAMA AKUNDEBETKREDIT
    31/12/2018 1-113PerlengkapanRp. 7.000.000,-0
    5-112Beban Operasional Lain lain0Rp. 7.000.000,-

    4. Penyesuaian Gaji Yang Masih Harus dibayarkan
    TANGGAL KODE AKUNNAMA AKUNDEBETKREDIT
    31/12/2018 5-111Beban GajiRp. 17.500.000,-0
    2-211Hutang Gaji0Rp. 17.500.000,-

    Demikianlah contoh jurnal umum dan jurnal penyesuaian yang harus diinput kedalam form input jurnal masing masing.

    Saturday, February 3, 2018

    Membuat Purchasing Order Dengan Microsoft Access 2016

    purchasing order

    Seperti yang kamu lihat di Judulnya, pada postingan kali ini saya akan berbagi tutorial tentang bagaimana caranya membuat Purchasing Order sederhana dengan menggunakan microsoft access dan perlu saya sampaikan terlebih dahulu bahwa purhasing order yang saya buat disini hanyalah aplikasi purchasing order sederhana, lebih menitik beratkan kepada basic tutorial microsoft access akan tetapi tidak menutup kemungkinan ini bisa diaplikasikan atau bisa dipakai dalam dunia perkantoran, tentu saja dengan sedikit sentuhan dan modivikasi dari tangan seorang ahli seperti kamu.. Iya kamu.. :)

    Sebelum berlanjut ke teknis cara membuat purchasing order saya akan sedikit basa basi dulu tentang pengertian purchasing order. Pada intinya Purchasing Order adalah sebuah dokumen tertulis dari sipembeli yang ditujukan kepada si penjual atau supplier agar supplier bisa memenuhi kebutuhan barang yang diminta sesuai dengan yang tertera dalam surat order tersebut tentunya dengan harga yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak.

    Setiap perusahaan memiliki format purchasing order masing masing tetapi dari semua format tersebut, yang terpenting adalah dokumen purchasing order tersebut harus bisa menggambarkan kebutuhan perusahaan dan dapat dipahami oleh supplier sehingga perusahaan tersebut mendapatkan barang yang benar benar sesuai dengan kebutuhan.

    Ada banyak aplikasi dan cara untuk membuat purchasing order, baik itu dari aplikasi-aplikasi akuntansi yang memang didalamnya sudah terintegrasi dengan purchasing order sampai mengetik secara manual melalalui microsoft word atau microsoft excel, tetapi aplikasi purchasing order yang akan saya buat disini adalah menggunakan microsoft access. Kenapa menggunakan microsoft access? pertama karena saya lebih suka microsoft access hehehe dan dalam microsoft access kita bisa membuat form interaktif tetap serta otomatis bisa menampilkan dan menyimpan data sehingga tidak perlu tindakan manual.

    Baiklah langsung saja kita bahas teknis membuat Purchasing order dengan menggunakan microsoft access. Seperti saya sebutkan diatas bahwa Aplikasi Purchasing Order ini sangat sederhana karena hanya terdiri dari beberapa tabel dan beberapa form saja.

    Untuk membuat puchasing order menggunakan microsoft access pertama tama tentu kita harus membuka microsoft access nya dulu dan buat blank database lalu simpan databasenya di direktori komputer masing masing. Setelah itu langkah berikutnya adalah:

    Membuat Tabel Database
    Ada 5 (lima) buat tabel database yang dibutuhkan untuk membuat purchasing order yaitu:
    1. Tabel Data Barang
    2. Tabel Data Supplier
    3. Tabel Data Approval
    4. Tabel Keterangan PO
    5. Tabel PO
    Meskipun tabelnya terlihat banyak tetapi sebetulnya isi dari tabel tabel tersebut sangat sederhana dan mudah, dan nama nama tabel diatas boleh diganti dengan nama yang sesuai dengan keinginan kamu masing masing.

    1. Membuat Tabel Data Barang
    Tabel data barang akan digunakan untuk menampung data item barang. tabel ini sangat sederhana sekali karena hanya terdiri dari kolom Kode barang dan Nama Barang. Struktur tabel databasenya sbb:
    Field Name Data Type Description Keterangan
    Kode Barang Short Text - Primary Key
    Nama Barang Short Text - -

    Setelah membuat struktur tabelnya lalu isi tabel tersebut dengan kode dan nama barang, contohnya seperti tabel dibawah ini
    Kode Barang Nama Barang
    A1 Charger
    A2 Flashdisk
    A3 Mouse
    A4 Hardisk
    A5 Keyboard
    Kode barang dan nama barang diatas hanyalah sekedar contoh dari saya untuk mempermudah menggambarkan tabel barang.

    2.Membuat Tabel Supplier
    Tabel Supplier digunakan untuk menampung nama nama supplier sehingga akan mempermudah dalam proses pengisian purchasing order, tabel supplier terdiri dari Kode Supplier, Nama Supplier, Alamat, dan No Telpon struktur tabelnya sebagai berikut:
    Field Name Data Type Description Keterangan
    Kode SupplierShort Text-Primary Key
    Nama SupplierShort Text--
    AlamatShort Text--
    No TelponShort Text--
    Setelah struktur tabelnya dibuat kemudian isi tabel data dengan nama nama supplier yang kamu miliki contohnya seperti ini:
    Kode SupplierNama SupplierAlamatNo Telpon
    SP1PT. Sinar Jakarta021-123456
    SP2PT. Terang Cirebon022-234567
    SP3PT. BenderangBandung0231-12345
    itu adalah contoh nama nama supplier fiktif khayalan saya, sesuaikan dengan data supplier yang kamu miliki, jika kamu tidak punya, kamu bisa berkhayal seperti saya :)

    3. Membuat Tabel Data Approval
    Tabel data Approval merupakan tabel optional artinya boleh dibuat boleh tidak tapi saya ingin menggunakannya. tabel ini berisi nama orang yang akan menandatangai surat purchasing order, struktur tabelnya sebagai berikut:
    Field NameData TypeDescriptionKeterangan
    NIPShort Text-Primary Key
    Nama PegawaiShort Text--
    JabatanShort Text--
    silahkan kamu isi NIP nya dengan No Induk pegawai yang berwenang kemudian Nana Pegawai dengan nama pegawai yang akan menandatangani surat purchasing order dan Jabatan dengan Jabatan orang tersebut

    4. Membuat Tabel Keterangan PO
    Struktur tabel keterangan PO sebagai berikut:
    Field NameData TypeDescriptionKeterangan
    No POShort Text-Primary Key
    Tanggal POShort Date-format tanggal dd/mm/yyyy
    TOPShort Text--
    Nama SupplierLookup Wizar-Ambil datanya dari tabel data supplier
    PotonganCurrency--
    CatatanLong Text--
    ApprovalLookup Wizard-Ambil datanya dari tabel data Approval
    5 Membuat Tabel PO Barang
    Struktur tabel PO Barang sebagai berikut:
    Field NameData TypeDescriptionKeterangan
    No POShort Text-hapus Primary Key
    NoNumber--
    Nama BarangLookup Wizar-Ambil datanya dari tabel barang
    QTYNumber--
    SatLookup Wizard-buat data Unit, Pcs, dsb
    HargaCurrency--
    JumlahCalculated-QTY*Harga
    Untuk tabel keterangan PO (No. 4) dan tabel PO Barang (No. 5) biarkan kosong karena kedua tabel ini nanti akan kita gabungkan sehingga menjadi form Purchasing order yang bisa menginput, menyimpan dan mencetak data Purchasing Order.

    Saya rasa artikel atau tutorial cara membuat purchasing order menggunakan microsoft access ini jika saya teruskan menulisnya akan sangat panjang sekali, oleh karena itu sebagai gantinya saya buatkan video tutorialnya dibawah ini, silahkan disimak dan perhatikan dengan baik supaya tidak gagal faham, jika perlu kamu download vidonya silahkan saja tetapi saya minta lihat dulu secara online sampai habis baru setelah itu kamu download dan jangan lupa untuk SUBSCRIBE, like dan share
    dan bagi kamu yang bersikap "ah gw mau tau hasil jadinya aja!" saya juga sudah menyediakan source untuk di download, link download-nya bisa kamu dapatkan di deskripsi video bagian bawah video itu di channel youtube.

    Thursday, October 5, 2017

    Group By dan Fungsi Agregat (Agregate Function) di Microsoft Access

    Hallo semuanya selamat datang kembali di blog saya parman-acc.com, kali ini saya akan mencoba berbagi tutorial dasar microsoft access Group by dan Aggregate function.

    Group by dan agregate function (fungsi agregat) adalah fungsi dalam microsoft access yang  digunakan untuk menampilkan dan menyeleksi sekumpulan data berdasarkan kelompok atau kriteria tertentu.

    Pada saat mengolah data dengan menggunakan Microsoft Access seringkali kita dituntut untuk menampilkan data berdasarkan kelompok tertentu, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut Microsoft Access memiliki SQL yang mempu memberi perintah atau sintak Group by dan Fungsi Agregat. Fungsi agregat yang dimaksud disini adalahFungsi Min( ), Max( ), Avg ( ), Sum ( ), dan Count ( ).

    Group by & Agregat Fuction

    Saya akan menjelaskan dan menerapkan Group by dan fungsi agregat diatas secara singkat melalui contoh soal disertai dengan solusinya agar mempermudah pembaca dalam memahami materi ini. Dibawah ini adalah tabel data siswa, tabel ini akan kita oleh menggunakan fungsi agregat yang saya sebutkan diatas.
    Nama SiswaKelasNilai
    AbdulX180
    BurhanX275
    ChandraX360
    DidinX165
    EvaX275
    FitriX370
    GeaX175
    HilmanX265
    IndraX380
    JunedX275
    1. FUNGSI MIN ( )
    Fungsi min ( ) digunakan untuk mencari nilai minimum dari sekumpulan data yang ada.
    Contoh soal penerapan fungsi MIN (): 
    Dari tabel database diatas kita diminta menampilkan Nilai Minimal dari setiap kelas, dengan ketentuan field harus ditampilkan adalah Field Kelas dan Field Nilai

    Solusi
    1. Buatlah query berdasarkan tabel diatas
    2. Rubah dalam mode SQL view dan tuliskan sintak berikut
      SELECT [data siswa].Kelas, Min([data siswa].Nilai) AS Nilai_Minimal
      FROM [data siswa]
      GROUP BY [data siswa].Kelas;
    
    3. klik RUN untuk melihat hasilnya.

    2. FUNGSI MAX
    Fungsi Max () digunakan untuk mencari nilai maksimum dari sekumpulan data yang ada.
    Contoh soal penerapan fungsi MAX (): 
    Tampilkan nilai maksimum dari setiap kelas, dengan ketentuan field harus ditampilkan adalah Field Kelas dan Field Nilai

    Solusi
    1. Buatlah query berdasarkan tabel diatas
    2. Rubah dalam mode SQL view dan tuliskan sintak berikut
      SELECT [data siswa].Kelas, Max([data siswa].Nilai) AS Nilai_Maksimum
      FROM [data siswa]
      GROUP BY [data siswa].Kelas;
    
    3. klik RUN untuk melihat hasilnya.

    3. FUNGSI AVG
    Fungsi  AVG ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data yang ada
    Contoh soal penerapan fungsi AVG ():
    Tampilkan nilai rata-rata setiap kelas dengan ketentuan field harus ditampilkan adalah field kelas dan field nilai

    Solusi
    1. Buatlah query berdasarkan tabel diatas
    2. Rubah dalam mode SQL view dan tuliskan sintak berikut
      SELECT [data siswa].Kelas, Avg([data siswa].Nilai) AS Nilai_Rata2
      FROM [data siswa]
      GROUP BY [data siswa].Kelas;
    
    3. Klik RUN untuk melihat hasilnya.

    4. FUNGSI SUM ()
    Sepertinya fungsi ini sudah tidak asilng lagi ditelinga kita, Fungsi ini digunakan untuk mencari jumlah data.
    Contoh Soal Fungsi SUM
    Tampilkan total nilai dari setiap kelas dengan ketentuan field yang ditampilkan adalah field kelas dan field nilai

    Solusi
    1. Buatlah query berdasarkan tabel diatas
    2. Rubah dalam mode SQL view dan tuliskan sintak berikut
      SELECT [data siswa].Kelas, Sum([data siswa].Nilai) AS Jumlah_Nilai
      FROM [data siswa]
      GROUP BY [data siswa].Kelas;
    
    3. Klik RUN untuk melihat hasilnya.

    5. FUNGSI COUNT ()
    Count secara harfiah berarti hitung, fungsi ini memang digunakan untuk menghitung atau mencari banyaknya data
    Contoh Soal Fungsi Count
    Tampilkan banyaknya siswa dari tiap tiap kelas dengan ketentuan data yang ditampilkan adalah field kelas dan field nilai

    Solusi
    1. Buatlah query berdasarkan tabel diatas
    2. Rubah dalam mode SQL view dan tuliskan sintak berikut
      SELECT [data siswa].Kelas, Count([data siswa].Nilai) AS Banyaknya_Siswa
      FROM [data siswa]
      GROUP BY [data siswa].Kelas;
    
    3. Klik RUN untuk melihat hasilnya.

    Itulah sekilas tentang Group By dan Fungsi Agregat mudah mudahan bisa menambah wawasan kita semua.

    Monday, September 25, 2017

    Cara Mengatur Tampilan (Display) Aplikasi Microsoft Access

    Ketika pertama kali berhasil membuat Aplikasi berbasis Microsoft Access kamu tentu merasa senang dan bangga, seperti saya ini Gan... ketika pertama kali berhasil membuat Aplikasi saya merasa seneng, padahal aplikasinya sih biasa aja dibanding aplikasi yangbisa dibeli diluar sana hehe maklum newbie :) seenggaknya dengan aplikasi buatan sendiri lebih mengerti kebutuhan kita sendiri.

    Tapi kemudian pertanyaannya adalah bagaimana caranya supaya aplikasi berbasis microsoft access buatan sendiri ini bagus dan enak dilihat? minimal saat bekerja dengan aplikasi buatan sendiri ini kita merasa nyaman gitu..

    Mengatur tampilan MS Access

    Oleh karena itu dipostingan kali ini saya akan berbagi tentang cara mengatur tampilan atau display aplikasi microsoft access 2016. Yangdimaksud mengatur tampilan dalam materi ini adalah:
    1. Cara memberi nama aplikasi microsoft access
    2. Cara mengganti Icon Microsoft Access dengan Icon milik kita sendiri
    3. Menentukan Form yangakan tampil pada saat membuka Aplikasi
    4. Cara Membuat Spashscreen
    5. Cara Menyembunyikan Navigation Pane

    1. CARA MEMBERI NAMA APLIKASI MICROSOFT ACCESS

    Bukankah pada saat membuat database diawal tadi sudah memberi nama aplikasinya? 
    memberi Nama Aplikasi disini maksudnya adalah memberikan sebuah nama atau identitas yangkan muncul di task bar window dan tool bar bagian atas microsoft access. dan untuk jawaban pertanyaan diatas itu adalah memberi nama file yang kemudian disimpan dalam direktori komputer.

    Sebelum diberi nama biasanya microsoft access akan menampilkan nama yang sesuai dengan nama file yang kita buat diawal pembuatan database dan untuk memberi nama aplikasi microsoft access caranya gampang sekali yaitu sebagai berikut:
    1. Pergi ke Tab File
    2. Lalu pilih Option
    3. Setelah muncul layar Access Option pilih Current Database
    4. Tuliskan nama sesuai dengan nama Aplikasi Kamu sendiri di Application Titel
    5. Klik ok

    2. CARA MENGGANTI ICON MICROSOFT ACCESS DENGAN ICON MILIK SENDIRI

    Icon merupakan simbol kecil sebuah program atau aplikasi dan merupakan identitas dari program atau aplikasi tersebut dan agar aplikasi berbasis microsoft access buatan kita memiliki icon sendiri maka kita juga bisa merubah icon microsoft accessnya dengan icon milik sendiri caranya sebagai berikut:
    1. Pergi ke Tab File
    2. Lalu pilih Option
    3. Setelah muncul layar Access Option pilih Current Database
    4. Pada Aplication Icon masukkan icon dengan cara klik browse dan pilih icon yang kita miliki
    5. Klik OK
    6. tutup aplikasi access nya dan buka kembali untuk melihat hasilnya.

    3. MENENTUKAN FORM YANG DITAMPILKAN PADA SAAT MEMBUKA APLIKASI

    Secara default pada saat membuka aplikasi microsoft access maka microsoft access akan menampilkan navigation pane dan layar kosong dan kita harus mencari dulu form yangakan  dibuka, kondisi seperti ini terkadang merepotkan apalagi jika memiliki banyak form dalam satu aplikasi. Dengan menentukan form yangditampilkan pada saat membuka aplikasi microsoft access ini maka microsoft access akan secara otomatis membuka form yang kita tentukan.

    Cara untuk mententukan form yang ditampilkan pada saat membuka aplikasi microsoft access 2016 ini sangat mudah caranya sbb:

    1. Pergi ke Tab File
    2. Lalu pilih Option
    3. Setelah muncul layar Access Option pilih Current Database
    4. Lalu cari Display Form kemudian pilih form yangakan ditampilkan dengan cara klik combo box dan kita tinggal memilih form nya
    5. lalu klik ok dan selesai

    4. CARA MEMBUAT SPLASH SCREEN DI MICROSOFT ACCESS

    Apa sih Splash screen itu? Splash Screen adalah tampilan awal suatu program atau aplikasi pada saat aplikasi atau program itu dijalankan. kamu juga bisa membuat splash screen di Microsoft Access agar tampilan aplikasi yang kamu buat terlihat seperti pro :)  dan untuk membuat splash screen di Aplikasi Microsoft Access caranya sbb:

    1. Langkah pertama tentu saja kamu harus punya aplikasi untuk dibuatkan splash srcreennya jika tidak punya pun tidak masalah, kamu bisa membuat database baru dan simpan dengan nama splash screen atau apa saja terserah kamu.
    2. Buat 2 buah Form baru dengan dengan cara klik tab create dan pilih Blank form
    3. Simpan 2 buah Blank form tadi. Blank Form yang pertama simpan dengan nama Splash Screen dan Blank Form yang ke 2 dengan nama Aplikasi Access.
    4. Jika kamu mau kamu bisa mempercantik dulu tampilan ke-2 buah Blank form tersebut sesuai dengan selera kamu. misalnya memberi background atau memberi logo dan sebagainya jika tidakpun tidak masalah
    5. Kemudian kita fokus kepada Form yang akan kita jadikan splash screen yaitu form Splash screen
    6. Pindahkan form splash screen ke mode design view jika masih dalam mode form view
    7. Pada Property sheet klik tab Other lalu di baris pop up pilih rubah No menjadi Yes
    8. kemudian pindah atau klik tab format
    9. Kemudian cari baris auto center rubah yang tadinya No menjadi Yes
    10. Kemudian cari baris Recors Selector dan Navigation Button jika sudah ketemu rubah masing masing perintah yang tadinya yes menjadi no
    11. setelah itu pergi ke tab event lalu cari baris "time interval" dan isi baris tersebut dengan angka 3000 (artinya splash screen akan loading selama 3 detik)
    12. lalu pergi ke baris "on timer" yang berada tepat diatas "time interval" dan klik tanda titik 3 dan pilih macro builder
    13. buatlah macro sebagai berikut: 
    14. splash screen MS Access
    15. Kemudian simpan macro dengan acara klik save dan tutup
    16. selesai :) 

    5.  CARA MENYEMBUNYIKLAN NAVIGATION PANE / PANEL NAVIGASI

    Navigation Pane atau Panel Navigasi adalah tempat untuk memudahkan mengakses objek baik itu tabel, query dan report yang sudah dibuat tempatnya ada di layar sebelah kiri dibawah menu menu microsoft access.  kamu bisa menyembunyikannya dan memunculkannya lagi dengan cara singkat yaitu tekan F11 di keyboard kamu, akan tetapi panel navigasinya masih bisa terlihat. jika pembuatan aplikasi kita sudah selesai dan kita sudah membuat switchboard manager keberadaan panel navigasi ini tidak lagi di perlukan karena kita dapat mengakses seluruh database yang sudah dibuat melalui switchboard manager. cara untuk menyembunyikan panel navigasi agar tidak mucul dilayar kerja cukup mudah, caranya sbb:
    1. Pergi ke Tab File
    2. Lalu pilih Option
    3. Setelah muncul layar Access Option pilih Current Database
    4. Kemudian pada bagian Navigation hilangkan ceklis di kotak display navigation pane
    5. klik ok
    6. tutup aplikasi access dan jalankan kembali maka navigation pane nya sudah hilang total
    itu saja yang bisa saya bagikan di postingan Cara Mengatur Tampilan / Display Microsoft access kali ini. semoga bermanfaat :)

    Saturday, August 26, 2017

    Membuat Pembukuan Kas Dengan Microsoft Access Bagian 1/4 Table Database

    Laporan Pembukuan

    Hallo bro..
    Selamat datang di Blog saya dan kali ini saya akan membahas cara membuat buku kas atau pembukuan kas sederhana dengan menggunakan Microsoft access..

    Tutorial ini saya tunjukkan khususnya untuk  temen temen subscriber yang beberapa waktu lalu meminta saya untuk membuat sebuah tutorial pembukuan... saya ucapkan terimakasih karena sudah subscribe di channel dan di blog saya ini dan pada umumnya saya tunjukkan untuk semua pembaca yang membutuhkan tutorial seperti ini, jangan lupa untuk subscribe, share dan like..

    Saya sebut pembukuan kas karena ruang lingkupnya sangat terbatas hanya mencatat penerimaan dan pengeluaran kas secara tunai namun demikian pencatatannya dilakukan secara sistematis dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari akuntansi.

    Tujuan dibuatnya Aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah si pembuku atau bookkeeper dalam melaksanakan pekerjaan pencatatan atau pekerjaan pembukuannya. Dengan aplikasi ini si pembuku tidak perlu lagi mencatat dan mengelompokkan transaksinya secara manual, dengan aplikasi ini si pembuku hanya perlu menginput transaksi berdasarkan kode akun maka transaksi akan secara otomatis terkelompokkan dan pada akhir periode pembukuan bisa memberikan laporan yang benar mengenai gambaran penerimaan dan pengeluaran kas berdasarkan periode bulan, tahun atau periode yang diinginkan atau bisa juga menampilkan laporan kas berdasarkan kode akunnya masing masing…. 

    Oke sekarang saya akan langsung membuat aplikasinya.. Sudah siap nyimak?
    Pertama tentu saja harus membuka dulu program Microsoft Access nya kemudian buat database baru dan simpan dengan nama "Contoh Laporan Pembukuan"

    Untuk membuat aplikasi dengan menggunakan Microsoft Access seperti biasa saya akan membuat tabel database nya dulu.. saya akan membuat Empat buah tabel database yang pertama adalah tabel Type akun tabel ini terdiri dari 2 kolom yaitu No akun dan keterangan akun tabel ini sangat sederhana sekali tetapi sangat penting karena merupakan tabel induk pengelompokan semua transaksi, struktur tabelnya bisa kamu lihat dibawah ini:
    Field Name Data Type Description Keterangan
    No Akun Short Text - Primary Key
    Ket Akun Short Text - -

    Lalu isi tabel database nya dengan No Akun dan Ket Akun seperti tabel dibawah ini:

    No Akun Ket Akun
    1-1 Kas
    1-2 Piutang
    1-3 Persediaan
    1-4 Peralatan
    1-5 Perlengkapan
    2-1 Hutang Usaha
    2-2 Hutang Bank
    2-3 Hutang Lainnya
    3-1 Modal Usaha
    3-2 Prive
    4-1 Pendapatan Usaha
    4-2 Pendapatan Lainnya
    5-1 Biaya Kantor
    5-2 Biaya Operasional
    5-3 Biaya Gaji
    5-4 Biaya Tenaga Kerja
    akun akun ini bisa saja diganti, ditambah, dikurangi sesuai dengan kebutuhan masing masing.. yang saya contohkan disini tidak bersifat baku jadi bisa disesuaikan

    Lalu selanjutnya saya akan membuat tabel ke-2 yaitu tabel kode akun dimana tabel ini merupakan sub akun yang merujuk kepada tabel pertama dan nilainya akan diambil dari tabel pertama tadi yaitu tabel type akun..Struktur tabelnya bisa dilihat dibawah ini:
    Field Name Data Type Description Keterangan
    KD Akun Short Text - Primary Key
    NM Akun Short Text - -
    Type Lookup Wizard - -

    Setelah menentukan struktur tabel seperti diatas lalu berikutnya adalah isi tabel kede akun dengan kode akun, nama akun dan type seperti tabel dibawah ini:
    KD Akun NM Akun Type
    1-1111 Droping Kas 1-1
    4-2111 Pendapatan Lain Lain 4-2
    5-1111 Biaya Transport 5-1
    5-1112 Biaya Listrik 5-1
    5-1113 Biaya Telp dan Fax 5-1
    5-1114 Biaya Internet 5-1
    5-1115 Biaya Pos dan Materai 5-1
    5-1116 Biaya ATK 5-1
    5-1117 Biaya Service 5-1
    5-1118 Biaya Konsumsi 5-1
    5-1111 Biaya Transport 5-1
    5-3110 Biaya Gaji karyawan Tetap 5-3
    5-3111 Biaya Gaji karyawan Honorer 5-3
    5-3111 Biaya Gaji karyawan Honorer 5-3
    5-4110 Upah Tenaga Kerja 5-4

    untuk kolom Type nilainya diambil dari tabel type akun melalui lookup wizard.. kode-kode inilah yang akan mengelompokkan semua transaksi berdasarkan jenis kodenya masing masing. Jangan lupa save dan kita biarkan dulu tabel kode akun ini

    Lalu selanjutnya adalah membuat tabel ke-3 yaitu tabel Transaksi. Struktur tabel Transaksi bisa kita lihat dibawah ini:
    Field Name Data Type Description Keterangan
    ID Auto Number - Primary Key
    No_TRX Short Text - -
    Akun Lookup Wizard - -
    Debet Currency - Default Value=kosongkan (hapus 0)
    Kredit Currency - Default Value=kosongkan (hapus 0)

    Fungsi tabel ini untuk menampung transaksi yaitu: ID, Nomor transaksi, akun, debet dan kredit tabel ini akan berpasangan dengan tabel keterangan transaksi.
    berikut ini adalah tabel ke-4 yaitu tabel keterangan transaksi
    Field Name Data Type Description Keterangan
    Jenis Transaksi Lookupwizard - Buat lookupwizard penerimaan dan pengeluaran
    No_TRX Short Text - Primary Key
    Tanggal Short date - -
    Keterangan Transaksi Short Text - -

    Setelah menentukan struktur tabel Transaksi dan tabel keterangan transaksi berikutnya adalah membuat kedua tabel tersebut lalu biarkan tabel tersebut dalam keadaan kosong..

    Langkah selanjutnya hanya tinggal menghubungkan ke 4 buah tabel yang sudah dibauat tadi agar tabelnya memiliki koneksi satu sama lain.. cara membuat koneksi nya juga sangat mudah yaitu:

    1. Pergi ke tab database tools
    2. Klik Relationships
    3. Klik kanan di layar relationships lalu pilih show table
    4. masukkan tabel keterangan transaksi
    5. setelah di layar relationships terdapat 4 buah tabel lalu drag field No_TRX yang ada di tabel keterangan transaksi dan arahkan ke field No_TRX yang ada di tabel Transaksi
    6. setelah muncul garis relasi nya klik 2x di garis relasi tersebut lalu akan muncul kotak dialog edit relationships 
    7. ceklist kotak enforce referential integrity, cascade update related field, cascade delete related field,
    8. klik OK
    Nah sekarang ke 4 buah tabelnya sudah terkoneksi satu sama lain.. ini harus dilakukan agar pada saat kita merubah data pada sebuah tabel maka tabel yang terkoneksi juga akan berubah.. 

    Saya rasa tulisannya sudah cukup panjang.. jadi untuk langkah selanjutnya Membuat form input transaksi akan saya bahas di posting selanjutnya.. dan untuk mempermudah memahami materi membuat tabel database berikut ini saya sertakan video tutorialnya

    Friday, July 21, 2017

    CARA MEMBUAT KALKULATOR KPR DENGAN MICROSOFT ACCESS

    kalkulator KPR

    Kalkulator pada umumnya adalah sebuah sarana untuk mempermudah perhitungan baik itu tambah, kurang, bagi, kali dan lain lalin. Tetapi Kalkulator KPR ini dikhususkan untuk menghitung berapa cicilan atau angsuran rumah setiap bulan dengan diketahui jangka wajtu dengan suku bunga tertentu dan dengan harga rumah yang sudah ditentukan.

    Rumah merupakan kebutuhan pokok bagi siapa saja khususnya bagi anda yang sudah berkeluarga dan belum memiliki tempat tinggal. dijaman sekarang ini cara orang mendapatkan rumah sangat mudah bisa dengan menggunakan Fasilitas KPR asalakan anda sanggup membayar cicilan perbulanya :).

    Saya tidak menganjurkan pembaca untuk membli rumah dengan fasilitas Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), ini hanyalah sebuah tutorial tentang bagaimana caranya membuat Kalkulator atau perhitungan sederhana dengan menggunakan Microsoft access. semoga bisa bermanfaat untuk anda yang sedang belajar memperdalam Microsoft Access dan mungkin saja bisa bermanfaat untuk orang yang ingin mendapatkan rumah dengan cara KPR dan ingin mengetahui berapakah cicilan tiap bulan yang harus dibayar sehingga bisa menyesuaikan dengan penghasilan per bulan.

    baiklah mari kita lanjutkan tutorial Cara Membuat Kalkulator KPR Dengan Menggunakan Microsoft Access
    .
    langkah langkahnya adalah sebagai berikut:
    1. Buka Microsoft Access Anda
    2. Pilih Blank Database dan di kotak File Name simpan dengan nama Kalkulator KPR kemudian klik Create
    3. Pergi ke Tab Create dan pilih Blank Form
    4. Klik kanan di layar form dan pilih Design View
    5. buatlah 10 buah text box, sesuaikan property sheet seperti di bawah ini

    OBJEK
    PROPERTIES
    NILAI AWAL
    NILAI BARU
    Text box 1
    Name
    Label1
    Lbl_Harga_Jual
    Caption
    Text0
    Harga Jual Rumah
    Text box 1 (unbound)
    Name
    Text0
    Txt_Harga_Jual




    Text box 2
    Name
    Label3
    Lbl_Uang_Muka
    Caption
    Text2
    Uang Muka
    Text box 2 (unbound)
    Name
    Text2
    Txt_Uangmuka




    Text box 3
    Name
    Label5
    Lbl_Nilai_KPR
    Caption
    Text4
    Nilai KPR
    Text box 3 (unbound)
    Name
    Text4
    TxtNilai_KPR
    Control Source

    =[Txt_Harga_jual]-[Txt_Uangmuka]
    Format

    Currency




    Text box 4
    Name
    Label7
    Lbl_Jangka_Waktu
    Caption
    Text6
    Jangka Waktu
    Text box 4 (unbound)
    Name
    Text6
    Txt_waktu




    Text box 5
    Name
    Label9
    Lbl_Bunga
    Caption
    Text8
    Bunga
    Text box 5 (unbound)
    Name
    Text8
    TxtBunga




    Text box 6
    Name
    Label11
    Lbl_Hasil
    Caption
    Text10
    Hasil
    Text box 6 (unbound)
    Name
    Text10
    TxtHasil
    Control Source

    =([TxtD]*[TxtNilai_KPR])/12
    Format

    Currency




    Text box 7
    Name
    Label13
    LblA
    Caption
    Text12
    A
    Text box 7 (unbound)
    Name
    Text12
    TxtA
    Control Source

    =1+([TxtBunga]/100)
    Visible
    Yes
    No




    Text box 8
    Name
    Label15
    LblB
    Caption
    Text14
    B
    Text box 8 (unbound)
    Name
    Text14
    TxtB
    Control Source

    =[TxtA]^[Txt_waktu]
    Visible
    Yes
    No




    Text box 9
    Name
    Label17
    LblC
    Caption
    Text16
    C
    Text box 9 (unbound)
    Name
    Text16
    TxtC
    Control Source

    =[TxtB]-1
    Visible
    Yes
    No




    Text box 9
    Name
    Label19
    LblD
    Caption
    Text18
    D
    Text box 10 (unbound)
    Name
    Text18
    TxtD
    Control Source

    =([TxtB]/[TxtC])*([TxtBunga]/100)
    Visible
    Yes
    No






    kemudian setelah menyelesaikan langkah 5 diatas langkah selanjutnya adalah anda tinggal menyesuaikan tata letak dan tampilan texboxnya buatlah semenarik mungkin sesuai dengan selera anda. itulah cara membuat kalkulator KPR Sederhana Dengan Menggunakan Microsoft Access 2010.
    jika ada pertanyaan atau hal yang belum di mengerti silahkan masukan pertanyaan anda di kolom komentar. atau jika anda menginginkan aplikasi kalkulator KPR yang sudah jadi silahkan menghubungi Admin. Terimakasih